Tiga ledakan dahsyat baru-baru ini mengguncang pinggiran selatan Beirut, Lebanon, tepatnya di distrik Jnah. Serangan ini dilaporkan berasal dari Israel, memicu kepanikan dan kerusakan di ibu kota Lebanon. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi di tengah ketegangan yang terus meningkat di kawasan tersebut.
Seorang koresponden dari kantor berita AFP yang berada di lokasi kejadian menyaksikan kepulan asap tebal membubung tinggi dari area Jnah tak lama setelah tiga dentuman besar terdengar di seluruh penjuru kota. Sejumlah besar ambulans segera dikerahkan menuju titik ledakan, mengindikasikan adanya korban atau kerusakan signifikan akibat insiden tersebut.

Rekaman video yang beredar di media lokal menunjukkan beberapa kendaraan hangus terbakar di depan sebuah bangunan yang sedang dalam tahap konstruksi, yang diduga menjadi sasaran serangan. Pemandangan ini memperkuat dugaan adanya serangan langsung yang menargetkan area tersebut.
Kantor berita pemerintah Lebanon, melalui Koresponden Kantor Berita Nasional, mengonfirmasi bahwa sebuah mobil di jalan raya utama Khalde, di selatan Beirut, menjadi sasaran empuk lebih dari satu rudal. Rudal-rudal tersebut diyakini ditembakkan dari drone Israel yang terbang di wilayah udara Lebanon, menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang berkepanjangan. Insiden ini memicu kekhawatiran akan dampak yang lebih luas terhadap stabilitas regional.
