Jakarta – Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, baru-baru ini menyambangi Komunitas Belajar Along. Lokasinya yang unik, di Taman Terbuka Hijau (RTH) pinggir Jalan Raya Tomang, Jakarta Barat, menjadi saksi kunjungan pada Sabtu (1/8/2026) tersebut. Kedatangan Kenneth bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dukungan terhadap inisiatif luar biasa komunitas dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak jalanan dan mereka yang bermukim di sekitar area Tomang.
Dalam lawatan tersebut, politisi dari PDI Perjuangan ini didampingi langsung oleh Lurah Tomang, Mansur, beserta jajarannya. Kenneth tak hanya meninjau langsung suasana belajar mengajar, tetapi juga berinteraksi intensif dengan para peserta didik dan relawan pengajar yang secara sukarela mendedikasikan waktu mereka. "Bang Kent," sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, mengungkapkan kekagumannya. Di tengah riuhnya kehidupan metropolitan, Komunitas Belajar Along berhasil menciptakan oase pendidikan yang hangat, tempat anak-anak menimba ilmu, merajut asa, dan mengembangkan potensi diri.

"Suasana penuh keakraban dan semangat belajar yang saya saksikan hari ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan tak mengenal batas ruang dan waktu. Ia bisa tumbuh subur di mana saja, asalkan ada kepedulian, kebersamaan, dan individu-individu yang rela mengabdikan diri untuk masa depan anak-anak," tegas Kent dalam keterangan resminya, Senin (3/8/2026). Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini juga menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi paling berharga bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, setiap anak Indonesia berhak mendapatkan kesempatan belajar yang setara, tanpa terkecuali, terlepas dari kondisi ekonomi atau latar belakang sosial mereka.
Sebagai bentuk kepedulian konkret, Kenneth menyerahkan sejumlah bantuan berupa buku tulis, alat tulis, tas sekolah, hingga susu kepada anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan belajar. Bantuan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan belajar mereka, tetapi juga menunjang tumbuh kembang optimal. "Saya melihat langsung bagaimana semangat anak-anak ini menyala di tengah berbagai keterbatasan. Di balik itu semua, terpancar harapan, mimpi, dan tekad luar biasa untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan," imbuh alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII itu.
Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada seluruh pengurus dan relawan Komunitas Belajar Along atas kontribusi nyata mereka. Menurut Kenneth, para relawan ini tidak hanya mengajarkan dasar-dasar membaca, menulis, dan berhitung, melainkan juga turut membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta menyemai harapan agar anak-anak berani mengejar cita-cita. "Kepada seluruh relawan, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga. Jangan pernah lelah menebarkan kebaikan. Setiap ilmu yang diberikan, setiap perhatian yang dicurahkan, dan setiap waktu yang didedikasikan akan menjadi bekal berharga bagi masa depan anak-anak dan bangsa ini," pungkasnya penuh haru.
Lebih lanjut, Kenneth mengajak pemerintah, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu mendukung keberadaan komunitas belajar serupa Komunitas Belajar Along. Kolaborasi, menurutnya, adalah kunci utama dalam menciptakan lebih banyak ruang belajar yang mampu menumbuhkan harapan dan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk menggapai masa depan yang lebih baik. "Semoga Komunitas Belajar Along terus berkembang pesat, semakin banyak relawan yang bergabung, dan semakin luas manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan menjadi fondasi kokoh bagi lahirnya generasi Jakarta dan Indonesia yang lebih cerdas, berdaya saing, dan sejahtera," tutupnya optimis.
