Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kabar melegakan datang bagi warga Kota Bogor. Pemerintah Kota Bogor memastikan akan segera membangun flyover di Jalan MA Salamun, sekaligus menepis isu penutupan total perlintasan sebidang kereta api di lokasi tersebut. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa akses vital itu tidak akan ditutup sepenuhnya. Informasi ini dilansir oleh internationalmedia.co.id belum lama ini.
Menurut Jenal, keputusan pembangunan flyover ini merupakan jawaban atas kekhawatiran masyarakat terkait isu penutupan total yang sempat beredar. "Perlintasan MA Salamun tidak ditutup total. Akan dibangun flyover. Mereka (Komisi V DPR RI) melihat langsung kondisi lapangan dan akses warga yang sangat vital," jelas Jenal, seraya menambahkan bahwa solusi ini dipilih untuk menjaga konektivitas masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Ia melanjutkan, "Jadi tidak ditutup total, tetapi dibangunkan flyover untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua."

Tak hanya fokus pada MA Salamun, Pemkot Bogor juga mengusulkan percepatan penanganan perlintasan sebidang di kawasan Kebon Pedes. Proyek ini, yang kini telah memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) di Kementerian Pekerjaan Umum, diperkirakan membutuhkan anggaran fantastis sekitar Rp350 miliar. Jenal Mutaqin menekankan bahwa cakupan anggaran tersebut meliputi pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi, yang sangat memerlukan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan tentu saja, Pemkot Bogor sendiri. "Kami juga menyampaikan bahwa Kebon Pedes menjadi prioritas kami dan membutuhkan intervensi bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat," pungkasnya.
