Seorang petugas keamanan di kompleks perumahan elit Kota Wisata, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh empat orang tak dikenal. Insiden ini terjadi setelah korban menolak permintaan uang untuk membeli minuman keras. Internationalmedia.co.id – News mengabarkan, peristiwa miris ini terjadi pada Senin malam, 8 Juni 2026, dan kini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri, Ipda Rudolf Pasaribu, menjelaskan kronologi kejadian yang memicu aksi kekerasan tersebut. Menurut Rudolf, para pelaku mendatangi pos keamanan dan secara langsung meminta sejumlah uang dengan dalih untuk menambahi pembelian minuman keras.

Korban, yang bertugas menjaga keamanan di area tersebut, dengan tegas menolak permintaan tersebut. Penolakan ini bukan tanpa alasan; sang sekuriti khawatir jika sekali saja permintaannya dipenuhi, para pelaku akan terus-menerus datang dan meminta uang di kemudian hari, mengganggu ketertiban dan pekerjaannya.
Penolakan yang disampaikan korban rupanya menyulut amarah para pelaku. Tanpa banyak bicara, mereka diduga langsung melancarkan aksi pemukulan secara bersama-sama terhadap petugas keamanan malang itu.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Ia segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan awal dan visum. Beruntung, kondisi korban tidak memerlukan rawat inap dan kini ia menjalani pemulihan rawat jalan di kediamannya.
Ipda Rudolf Pasaribu menambahkan, pihak kepolisian menduga kuat bahwa pelaku pengeroyokan berjumlah empat orang. Saat ini, tim penyidik dari Polsek Gunung Putri masih terus melakukan upaya penyelidikan intensif dan identifikasi untuk melacak keberadaan serta mengamankan para pelaku yang hingga kini masih buron. Pihak berwenang berkomitmen untuk segera menuntaskan kasus ini dan membawa para pelaku ke meja hijau demi keadilan bagi korban.
