Komitmen kuat untuk memberantas tuntas praktik judi online (judol) hingga ke akar-akarnya kembali ditegaskan oleh Kepolisian Republik Indonesia. Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin secara lugas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan berhenti memburu dan membongkar seluruh jaringan judol yang beroperasi di Indonesia, bahkan yang terafiliasi secara internasional. Pernyataan ini, sebagaimana dilansir Internationalmedia.co.id – News, disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat lalu.
Penegasan ini bukan tanpa dasar, melainkan disampaikan Nunung menyusul progres signifikan dalam penyidikan kasus markas judi online di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dalam kasus tersebut, sebanyak 287 warga negara asing (WNA) telah berhasil ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Nunung menegaskan bahwa penetapan tersangka dan penyitaan bukti hanyalah permulaan.

"Penyelidikan mendalam akan terus dikembangkan. Bareskrim bertekad melacak setiap aliran dana, aset kejahatan, serta mengidentifikasi peran perusahaan penjamin WNA yang terlibat. Lebih jauh lagi, potensi tindak pidana pencucian uang (TPPU) akan menjadi fokus utama bidikan penyidik," jelas Nunung, menggarisbawahi keseriusan penanganan kasus ini.
Komitmen serupa juga digaungkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra. Ia memastikan bahwa pengusutan kasus ini tidak akan berhenti hanya pada penetapan 287 WNA sebagai tersangka. Penyidik akan terus menelusuri aliran dana masif dari sindikat judol yang diduga kuat mengelola hingga 145 situs judi online dengan total deposit fantastis mencapai Rp 13,9 triliun.
Wira menegaskan, dengan data dan hasil pengembangan yang ada, pihaknya akan mengungkap seluruh jaringannya, termasuk melacak aliran dana dan aset hasil kejahatan. Pihak-pihak yang berperan sebagai penjamin juga akan diseret ke meja hijau, dan penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) akan menjadi langkah lanjutan yang tak terhindarkan, tutup Wira, menandaskan tekad Polri untuk menumpas judol hingga ke akar-akarnya.
