Internationalmedia.co.id – News – Gelaran akbar Speed Fest #2, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 Tahun 2026 di kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, berakhir nahas. Sebuah tribun VIP ambruk, memicu pemeriksaan intensif terhadap setidaknya 10 orang oleh pihak kepolisian. Insiden yang terjadi saat penutupan acara ini kini menjadi fokus penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pastinya.
Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi, mengungkapkan bahwa lebih dari 10 individu telah dimintai keterangan hingga Minggu malam. Mereka adalah pihak-pihak yang memiliki pengetahuan langsung tentang pelaksanaan kegiatan serta bertanggung jawab atas aspek pengamanan dan fasilitas tribun. "Sampai tadi malam itu sekitar 10 atau lebih saksi. Seluruhnya adalah penyelenggara kegiatan dan pengamanan. Ada steward, kru tribun yang bertanggung jawab terhadap tribun itu, event organizer, penanggung jawab kegiatan, hingga pemimpin jalannya pertandingan," jelas Kombes Petrus kepada wartawan, seperti dilansir internationalmedia.co.id.

Selain fokus pada pemeriksaan saksi, aparat kepolisian juga berkoordinasi erat dengan Dinas Kesehatan setempat. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan data lengkap mengenai para korban yang terdampak insiden tersebut. Sejumlah korban diketahui telah menjalani perawatan intensif di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit di wilayah Sokaraja, RS Elisabeth Purwokerto, dan beberapa rumah sakit lainnya. "Saya mendengar dan kemarin kami juga melakukan pengecekan, ada yang sampai mengalami fraktur atau patah tulang," imbuh Petrus, menunjukkan tingkat keparahan beberapa cedera.
Kombes Petrus menegaskan bahwa proses penyelidikan akan terus berlanjut tanpa henti. Tujuannya adalah untuk mengungkap secara tuntas penyebab pasti di balik ambruknya tribun VIP yang mengejutkan tersebut. Insiden ini, yang terjadi di momen penutupan Kejurnas Drift, menjadi perhatian serius untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
