Internationalmedia.co.id – Liburan impian sebuah keluarga asal Jerman di Istanbul, Turki, berubah menjadi tragedi memilukan. Empat anggota keluarga, terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak kecil, ditemukan tewas secara misterius. Awalnya diduga keracunan makanan, penyelidikan mendalam mengungkap penyebab yang lebih mengerikan: insektisida.
Kasus yang menggemparkan ini bermula ketika keempat turis tersebut jatuh sakit bersamaan pada 12 November lalu. Dua anak, masing-masing berusia tiga dan enam tahun, meninggal dunia lebih dulu, disusul sang ibu dan kemudian sang ayah. Otoritas Turki awalnya mencurigai keracunan makanan, mengingat keluarga tersebut sempat mengunjungi kawasan wisata Ortakoy dan membeli jajanan kaki lima.

Namun, kecurigaan itu bergeser setelah media lokal Turki melaporkan bahwa hotel tempat keluarga itu menginap sedang berjuang melawan infestasi kutu busuk. Dugaan kuat muncul bahwa gas insektisida yang digunakan untuk membasmi hama tersebut merembes ke kamar mereka melalui saluran ventilasi kamar mandi.
Laporan dari stasiun televisi Halk TV dan situs berita T24, mengutip laporan autopsi yang diserahkan ke kejaksaan Istanbul, menyebutkan bahwa meskipun tidak ditemukan zat berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi keluarga tersebut, penyelidikan mendeteksi keberadaan gas fosfin yang kuat. Gas fosfin adalah gas yang sangat beracun, biasa digunakan dalam sintesis industri dan fumigasi untuk membasmi hama.
"Bukti telah ditemukan bahwa produk kimia ini digunakan oleh hotel," demikian bunyi laporan tersebut, yang mengindikasikan adanya "bukti solid" bahwa keluarga itu "meninggal akibat gas fosfin". Temuan ini menguatkan dugaan bahwa keluarga tersebut terpapar insektisida beracun akibat perawatan pengendalian hama yang dilakukan oleh pihak hotel.
Hotel tempat keluarga tersebut menginap kini telah ditutup dan setidaknya 11 orang yang terkait dengan kasus ini telah ditangkap oleh Kepolisian Turki. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap detail lengkap tragedi ini dan memastikan pertanggungjawaban pihak-pihak terkait. Kasus ini menjadi peringatan keras akan bahaya penggunaan insektisida yang tidak terkontrol dan pentingnya standar keselamatan yang ketat di sektor perhotelan.
