Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kisah kelam dari aplikasi kencan online MiChat berakhir tragis di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Seorang pria berinisial NF alias O (36) kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah diduga kuat melakukan pemerkosaan disertai perampokan terhadap seorang wanita berinisial DA (27). Penangkapan pelaku ini menyusul laporan korban yang mengalami kejadian mengerikan tersebut.
Menurut keterangan yang diperoleh internationalmedia.co.id dari Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan berani korban. Setelah serangkaian penyelidikan intensif, tim kepolisian berhasil meringkus NF pada Minggu (19/7) sekitar pukul 17.30 WIB di wilayah Desa Karanggude, Kecamatan Karanglewas, Banyumas.

Insiden mengerikan itu sendiri terjadi pada Selasa (14/7) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasi kejadian adalah sebuah jalan sepi yang melintasi kawasan persawahan di Desa Pejogol, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, menambah kesan terpencil dan rentan bagi korban.
"Berdasarkan hasil penyidikan, korban dan tersangka sebelumnya saling berkomunikasi melalui aplikasi MiChat," jelas Kombes Petrus dalam keterangannya, Selasa (21/7). Tersangka NF alias O diduga mengajak korban untuk bertemu dengan dalih akan menuju sebuah tempat kos di wilayah Karanglewas. Namun, di tengah perjalanan, niat jahat tersangka mulai terungkap saat ia mengalihkan tujuan ke lokasi yang jauh lebih sepi dan terpencil.
Di lokasi terpencil tersebut, terduga pelaku diduga mengancam korban menggunakan sebilah pisau, sebelum kemudian melakukan tindak pidana pemerkosaan. Tak berhenti sampai di situ, setelah melancarkan aksi keji tersebut, tersangka juga merampas sejumlah barang berharga milik korban. Uang tunai sebesar Rp 950 ribu, satu unit telepon seluler, tas, dan dompet korban raib digondol pelaku. Bahkan, tersangka juga diduga mengambil uang sebesar Rp 399 ribu dari akun dompet digital milik korban, menambah kerugian materiil yang dialami DA.
Kasus ini menjadi peringatan keras akan bahaya dan risiko yang mungkin timbul dari pertemuan dengan orang asing melalui aplikasi daring, serta menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam setiap interaksi di dunia maya.
