Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada dini hari Selasa (14/7/2026), ketika sebuah truk pengangkut alat berat menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan parah pada struktur JPO dan memicu kemacetan panjang di ruas jalan tersebut. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden ini sedang dalam penanganan petugas, namun dampaknya terhadap lalu lintas cukup signifikan.
Menurut informasi yang dihimpun dari akun TMC Polda Metro Jaya, peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.28 WIB di Jalan Kapten Tendean No.85 RT.2/RW.2 Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, khususnya di jalur yang mengarah ke Santa. Truk crane tersebut menabrak JPO hingga salah satu tiang penyangganya tampak nyaris roboh dan bagian anak tangga tidak dapat digunakan.

Akibat tabrakan tersebut, arus lalu lintas dari arah Tendean menuju Blok M terpantau padat merayap. Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan yang terjadi. Petugas gabungan dari kepolisian dan dinas terkait segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi truk dan menilai tingkat kerusakan JPO.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengungkapkan dugaan penyebab di balik kecelakaan ini. Sopir truk dengan nomor polisi B-9077-UFU tersebut diduga lalai karena bermain ponsel saat mengemudi. Kelalaian ini menyebabkan sopir tidak memperhitungkan ketinggian maksimal muatan alat berat yang sedang diangkutnya, sehingga menabrak JPO yang melintang di atas jalan.
"Pengemudi melihat ada JPO namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone," terang BPBD Jakarta. Kondisi ini diperparah dengan kegagalan sopir dalam memperkirakan dimensi muatan, yang berujung pada kerusakan cukup parah pada bagian JPO. Insiden ini menjadi pengingat penting akan bahaya penggunaan ponsel saat berkendara, terutama bagi pengemudi kendaraan besar dengan muatan tinggi.
