Gelombang tsunami menerjang Kepulauan Marquesas, Polinesia Prancis. Kejadian ini mengejutkan setelah gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,8 mengguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia. Informasi ini didapat Internationalmedia.co.id dari berbagai sumber. Jarak episentrum gempa dengan Kepulauan Marquesas mencapai 10.000 kilometer, namun dampaknya tetap terasa hingga menimbulkan gelombang tsunami.
Komisi Tinggi Republik Polinesia Prancis melaporkan gelombang tsunami tertinggi diperkirakan mencapai 1,1 hingga 2,5 meter, lebih rendah dari perkiraan awal yang mencapai 4 meter. Kenaikan permukaan air laut, tanda awal tsunami, telah teramati di pulau-pulau Nuku Hiva, Hiva Oa, dan Ua Huka.

Gempa besar di Rusia ini tak hanya memicu peringatan tsunami di Kepulauan Marquesas. Negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, Filipina, dan Indonesia juga sempat waspada. Di Rusia sendiri, kota Severo-Kurilsk mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami. Meskipun demikian, otoritas setempat melaporkan evakuasi warga telah dilakukan segera setelah gempa terjadi dan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Peringatan tsunami di Semenanjung Kamchatka kini telah dicabut. Peristiwa ini menyoroti kekuatan dahsyat gempa bumi dan jangkauan luas dampaknya.
