Internationalmedia.co.id – News – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memulai rangkaian safari keliling nusantara dari Lampung, tampil dengan busana berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Aksi ini segera memicu reaksi keras dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang menuding manuver tersebut sebagai kampanye politik dini untuk Pemilu 2029, khususnya demi kepentingan anak-anaknya.
Ketua DPP PDIP, Guntur Romli, dengan tegas menyatakan bahwa safari Jokowi adalah "kampanye politik untuk 2029, buat pemenangan anak-anaknya dia." Ia secara spesifik menyebut nama Gibran Rakabuming Raka, yang menurutnya kemungkinan besar tidak lagi bersama Prabowo Subianto, serta upaya meloloskan PSI yang kini diketuai oleh Kaesang Pangarep.

Guntur menambahkan, perbandingan tajam antara peran Jokowi di masa lalu sebagai ‘petugas partai’ PDIP yang ditugaskan melayani rakyat, dengan posisinya saat ini yang disebutnya sebagai ‘jongos partai PSI’ yang dieksploitasi untuk kepentingan elektoral semata. "Semua demi masa depan anak-anaknya Jokowi harus kerja keras," imbuhnya.
Guntur menegaskan, hubungan antara Jokowi dan PDIP telah resmi berakhir sejak DPP PDIP mengeluarkan surat pemecatan pada 4 Desember 2024. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa kampanye politik yang dilakukan Jokowi tidak akan berdampak pada PDI Perjuangan.
Ia juga menyoroti bahwa tokoh-tokoh yang berhasil digaet oleh Jokowi bukan berasal dari PDI Perjuangan, melainkan dari partai lain seperti NasDem, dengan menyebut nama Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse. Guntur lantas mewanti-wanti partai-partai lain untuk lebih waspada terhadap manuver politik ini.
Lebih jauh, Guntur mengaitkan safari ini dengan kepentingan Pilpres 2029 bagi Gibran, bukan untuk Prabowo Subianto. Ia mengingatkan, "Dari pengalaman Jokowi sendiri, tidak ada namanya wapres yang sama di 2 periode." Ia menyimpulkan bahwa rangkaian kampanye politik ini hanya menegaskan ambisi kekuasaan dari "dinasti Jokowi."
Di sisi lain, Presiden Jokowi sendiri telah mengonfirmasi misinya dalam safari tersebut. Saat terbang ke Lampung, ia menyatakan bahwa salah satu tujuan kunjungannya adalah memberikan motivasi kepada PSI agar menjadi mesin politik yang besar.
Dilansir dari internationalmedia.co.id – News, Jokowi juga menyebut bahwa Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep akan mendampinginya dalam safari ini. Ia terlihat mengenakan kemeja dan topi berlogo PSI, menegaskan dukungannya. "Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar," kata Jokowi.
Safari politik ini pun menjadi sorotan tajam, memicu perdebatan sengit di kancah politik nasional menjelang kontestasi 2029.
