Warga Depok di sejumlah wilayah sempat dikejutkan oleh pemadaman listrik yang terjadi pada sore hari, Selasa (9/6/2026). Kejadian ini, yang memicu pertanyaan di kalangan masyarakat, akhirnya mendapat klarifikasi dari PT PLN (Persero). Internationalmedia.co.id – News mengabarkan bahwa pihak PLN Depok telah memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut.
Menurut keterangan Gebyar Pandito, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Depok, insiden pemadaman ini dimulai sekitar pukul 16.59 WIB. Wilayah yang merasakan dampaknya cukup luas, mencakup area Cimanggis, Cilangkap-Tapos, Cilodong-Sukmajaya, Sawangan-Bojongsari, hingga sebagian kecil di sekitar Margonda dan Limo.

Pandito merinci, langkah pemadaman terbatas ini merupakan bagian dari strategi ‘manajemen beban’ yang diterapkan PLN. Kebijakan ini diambil menyusul adanya penurunan signifikan pada kemampuan pasok pembangkit ke sistem kelistrikan. Tujuan utamanya adalah untuk menjaga stabilitas sistem secara keseluruhan dan memastikan distribusi listrik tetap aman serta terkendali bagi seluruh pelanggan.
Kabar baiknya, per pukul 19.49 WIB, sistem kelistrikan di Depok telah kembali normal sepenuhnya, dan seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak kini telah kembali menikmati aliran listrik. Gebyar juga menekankan bahwa kejadian ini bukanlah pemadaman massal, melainkan hanya terjadi di beberapa wilayah spesifik yang telah disebutkan.
Melalui kesempatan ini, PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat Depok. Pihaknya juga mengapresiasi pengertian serta kesabaran pelanggan selama proses perbaikan berlangsung, seraya menegaskan komitmen untuk terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik demi kelancaran aktivitas masyarakat.
