Saturday, 13 July 2024

Search

Saturday, 13 July 2024

Search

Bahlil Bicara Soal Insentif Investasi di IKN

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

JAKARTA – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan insentif investasi di ibu kota negara (IKN) Nusantara akan jauh lebih besar dan lebih baik dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

“Untuk IKN, saya mempertegas, memperkuat, bahwa tax holiday atau insentif lainnya di IKN lebih besar dan lebih baik ketimbang daerah lain di Indonesia. Karena kita perlakukan lex specialis untuk di IKN,” kata Bahlil dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2023 Morning Talk di Jakarta, Kamis (2/2).

Dijelaskan Bahlil, fasilitas khusus tersebut diberikan untuk merangsang investasi di IKN. Pasalnya, sebagai program baru, insentif dinilai akan jadi daya tarik agar investor bisa masuk dan menanamkan modalnya di sana.

“Ini semua dalam rangka merangsang agar ketika orang melakukan investasi, IRR bisa cepat, BEP (break even point) bisa pasti berapa lama, dan saya yakinkan, kalian tidak rugi investasi di sana,” ujarnya.

Bahlil pun mengibaratkan IKN layaknya gadis cantik dari kampung yang belum mendapat polesan. Ia juga meyakinkan, sebagai mantan pengusaha, tidak mungkin memberikan “pepesan kosong” atau harapan kosong kepada pengusaha lainnya soal proyek di IKN.

“Untuk IKN, biarlah pemerintah yang urus izin-izin semua, yang penting kalian datang aja. Dan sudah, ini barang bagus. IKN ini seperti wanita kampung yang cantik, yang pintar, anggun cuma belum dipoles saja. Saya sebagai orang kampung menjamin barang ini barang bagus. Kalau kami, selalu menganalogikan, dengan latar belakang saya sebagai pengusaha, nggak mungkin saya memberikan pepesan kosong ke para pengusaha,” kata Bahlil.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan meski tidak bisa berbagi isi draf soal peraturan pemerintah terkait insentif investasi di IKN karena draf finalnya sudah berada di tangan Presiden untuk ditandatangani, ia memastikan insentif yang ditawarkan jauh lebih baik.

“Draf finalnya sedang dalam proses akhir, ditandatangani Presiden dalam beberapa hari ini. Tapi saya jamin insentif di IKN akan jadi yang terbaik. Kalau dibandingkan dengan insentif lain, misalnya insentif di KEK, misalnya, ini akan lebih bagus. Lebih panjang tax holiday-nya, persentase super tax deduction juga lebih panjang,” kata Bambang.

Dalam draf rencana peraturan pemerintah terkait investasi di Nusantara, ada sejumlah insentif yang ditawarkan antara lain tax holiday untuk investasi, tax holiday untuk relokasi kantor, super tax deduction untuk aktivitaa tertentu, pajak khusus untuk pusat keuangan hingga perlakuan khusus untuk pajak pertambahan nilai.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media