Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Pertemuan tertutup antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan sejumlah pemimpin negara Muslim di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, menjadi sorotan. Internationalmedia.co.id mengutip berbagai sumber, pertemuan yang digelar Selasa (23/9) waktu setempat itu dihadiri oleh para pemimpin dari Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Turki, Pakistan, dan Indonesia, termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Foto-foto yang beredar menunjukkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Raja Yordania Abdullah II, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan turut hadir. Meskipun berlangsung tertutup, bocoran informasi menyebutkan fokus utama pertemuan…

Read More

Gedung Putih meminta penyelidikan terkait insiden kerusakan eskalator di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump tiba untuk menghadiri Sidang Umum PBB. Internationalmedia.co.id mengutip laporan CNN, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, melalui media sosial X, mengungkapkan kekhawatirannya apakah insiden tersebut disengaja atau murni kecelakaan. Leavitt bahkan meminta agar pelaku, jika terbukti sengaja, dipecat dan segera diinvestigasi. Pernyataan keras Leavitt ini didukung oleh tangkapan layar artikel dari The Times yang menyebutkan adanya candaan di kalangan staf PBB terkait kemungkinan mematikan eskalator dan lift untuk menyambut kedatangan Trump. Candaan tersebut bernada sarkastik, seolah-olah PBB…

Read More

Pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Sidang Umum PBB menjadi sorotan. Internationalmedia.co.id melaporkan, Trump berbicara selama 56 menit, jauh melampaui batas waktu yang ditentukan, yakni hanya 15 menit. Berbagai hal dibahas Trump, mulai dari pencapaian pemerintahannya hingga kritik pedas terhadap infrastruktur PBB yang dianggapnya buruk. Dalam pidatonya yang disampaikan tanpa naskah—karena teleprompter rusak—Trump menyoroti isu imigrasi dan perubahan iklim. Ia menegaskan kebijakan imigrasinya tepat, berseberangan dengan pandangan aktivis HAM yang menilai para migran mencari kehidupan yang lebih baik. Lebih mengejutkan lagi, Trump menyebut perubahan iklim sebagai "tipuan" dan menyerukan kembali pada penggunaan bahan bakar fosil. Ia bahkan memprediksi…

Read More

Sumber Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Sidang Umum PBB ke-80. Di hadapan para pemimpin dunia, Trump secara gamblang mengklaim perannya dalam mengakhiri tujuh konflik bersenjata di berbagai belahan dunia. Pernyataan ini sekaligus menjadi sindiran tajam terhadap efektivitas PBB dalam menjaga perdamaian global. Mengutip laporan Al Jazeera, Trump memaparkan pencapaiannya tersebut, bahkan menyebut dirinya layak menerima penghargaan Nobel Perdamaian. Ia menyayangkan PBB yang menurutnya tak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. "Sangat disayangkan saya harus melakukan hal-hal ini, bukannya PBB, dan sayangnya, dalam semua kasus, PBB bahkan tidak mencoba membantu," tegas Trump. Gambar Istimewa :…

Read More

Pidato mengejutkan Donald Trump di Sidang Umum PBB ke-80 menghebohkan dunia. Internationalmedia.co.id melaporkan, mantan Presiden Amerika Serikat itu dengan lantang menyatakan negaranya telah mencapai "zaman keemasan" atau "golden age of America". Klaim ini disampaikan di hadapan para pemimpin dunia, di tengah berbagai isu ekonomi dan politik global yang kompleks. Trump memaparkan sejumlah pencapaian pemerintahannya sebagai bukti. Ia menyebut keberhasilan dalam mengendalikan inflasi, meskipun data terbaru menunjukkan sedikit peningkatan. Ia juga menunjuk pada kenaikan pasar saham sebagai indikator utama kemakmuran ekonomi AS. Pernyataan ini bertolak belakang dengan data resmi yang menunjukkan kenaikan harga bahan makanan sebesar 2,7% pada Agustus lalu, angka…

Read More