Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Sebuah serangan militer Israel di wilayah selatan Lebanon telah menelan korban jiwa setidaknya 14 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, di tengah berlangsungnya gencatan senjata yang seharusnya membawa kedamaian. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden tragis ini juga menyebabkan 37 orang lainnya mengalami luka-luka. Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi angka korban tersebut, menyebutkan dua wanita dan dua anak termasuk di antara para korban tewas. Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4), memicu kekhawatiran serius akan stabilitas regional. Serangan mendadak ini terjadi hanya beberapa jam setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi untuk tujuh desa di Lebanon selatan. Ironisnya, insiden ini berlangsung di tengah gencatan senjata…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah utara Jepang pada Senin pagi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan langsung mengenai korban jiwa maupun kerusakan signifikan yang diakibatkan oleh guncangan tersebut. Menurut laporan dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) yang dikutip oleh AP News, pusat gempa terletak sekitar 18 kilometer di sebelah barat kota kecil Sarabetsu, Hokkaido. Guncangan ini tercatat pada kedalaman 81 kilometer di bawah permukaan tanah. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Peristiwa ini terjadi hanya sepekan setelah gempa bumi berkekuatan M 7,7 mengguncang lepas pantai utara Jepang. Gempa sebelumnya kala itu sempat memicu peringatan…

Read More

Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Teheran kembali membuat gebrakan diplomatik. Iran dilaporkan telah mengajukan proposal gencatan senjata terbaru kepada Amerika Serikat (AS), dengan Pakistan berperan sebagai jembatan negosiasi. Inisiatif mengejutkan ini, yang disampaikan Islamabad kepada Washington, bertujuan utama meredakan bara ketegangan di Selat Hormuz dan membuka jalan menuju pengakhiran konflik yang berkepanjangan. Informasi krusial ini, yang dilansir oleh TRT World dan Al Jazeera pada Senin (27/4/2026), pertama kali diungkap oleh media AS, Axios, yang mengutip sejumlah pejabat AS serta sumber-sumber terpercaya yang akrab dengan dinamika isu tersebut. Dalam laporannya, Axios merinci bahwa proposal Iran memuat syarat-syarat segar yang berpotensi mengubah peta…

Read More

Washington DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membuka pintu lebar bagi Iran untuk memulai negosiasi guna mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. Pernyataan ini muncul setelah upaya perundingan damai di Pakistan gagal mencapai kesepakatan, memicu spekulasi tentang langkah selanjutnya dalam ketegangan geopolitik ini. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Trump menegaskan bahwa Teheran bisa langsung menghubungi Washington jika serius ingin berdialog. Sebelumnya, harapan untuk menghidupkan kembali perundingan damai antara kedua negara sempat pupus. Pada Sabtu (25/4), Trump membatalkan kunjungan utusan khusus AS, Steve Witkoff, dan penasihat senior Jared Kushner ke Pakistan. Pembatalan ini terjadi setelah Teheran menolak untuk melakukan pembicaraan…

Read More

Dalam sebuah pernyataan mengejutkan yang disiarkan oleh Internationalmedia.co.id – News, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara terang-terangan menuding Amerika Serikat sebagai penyebab utama mandeknya upaya perdamaian untuk mengakhiri konflik yang telah berkecamuk sejak akhir Februari lalu. Pernyataan ini disampaikan Araghchi sesaat setelah mendarat di Saint Petersburg, Rusia, Senin (27/4/2026), di tengah tur diplomatik kilatnya, saat inisiatif perdamaian antara Teheran dan Washington kembali menemui jalan buntu. Araghchi tidak ragu menunjuk jari, menyatakan bahwa "pendekatan Amerika Serikat telah menyebabkan putaran negosiasi sebelumnya, meskipun sempat menunjukkan kemajuan, namun gagal mencapai tujuannya karena tuntutan yang berlebihan." Kunjungan Araghchi ke Saint Petersburg, di mana…

Read More