Internationalmedia.co.id – News Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 kembali menyapa warga Ibu Kota, menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan HUT ke-499 Jakarta. Acara akbar yang berlangsung dari 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, ini diprediksi akan menarik jutaan pengunjung. Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang signifikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Kemayoran.
Pengalihan arus lalu lintas ini dirancang untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi pengendara selama periode PRJ 2026. Bagi Anda yang datang dari Jalan Gunung Sahari menuju Tanjung Priok, ada dua opsi jalur alternatif yang bisa dipilih. Pertama, Anda dapat melintasi Jalan Angkasa, dilanjutkan ke Jalan HBR Motik, kemudian Jalan Danau Sunter Barat, hingga Jalan Sunter Permai atau Jalan Danau Sunter Utara. Pilihan kedua adalah tetap melalui Jalan Gunung Sahari, lalu berbelok ke Jalan RE Martadinata, dan seterusnya. Sebaliknya, pengendara dari arah Tanjung Priok yang hendak menuju Jalan Gunung Sahari (Senen/Monas) akan diarahkan melalui Jalan RE Martadinata sebelum kembali ke Jalan Gunung Sahari.

Selain rekayasa jalur, Pemprov DKI juga telah menyediakan enam kantong parkir strategis dengan total kapasitas yang cukup besar. Fasilitas ini mampu menampung 4.967 kendaraan roda empat dan 5.650 kendaraan roda dua. Lokasi-lokasi parkir tersebut meliputi Blok B-7 (80 mobil, 300 motor), Blok B-14 (50 mobil, 200 motor), Blok C-3 (150 mobil, 1.500 motor), Blok C-4 (300 mobil, 500 motor), area MGK Mall (1.994 mobil, 1.800 motor), serta di dalam kawasan JIExpo Kemayoran sendiri (2.393 mobil, 1.350 motor).
Dishub DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang, dan senantiasa mengutamakan keselamatan selama berkendara. Petugas dari Dishub, kepolisian, dan pemangku kepentingan terkait akan bersiaga penuh untuk mengatur arus lalu lintas sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat juga disarankan untuk menghindari ruas jalan yang berpotensi padat di sekitar Kemayoran, terutama pada jam-jam puncak kunjungan, dan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas yang berlaku. Sebagai alternatif terbaik, penggunaan transportasi umum sangat dianjurkan untuk menuju Jakarta Fair Kemayoran 2026 demi mengurangi kepadatan dan mendukung kelancaran mobilitas di Ibu Kota.
