Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

New York – Pemerintah Iran secara tegas menyatakan bahwa stabilitas di kawasan Teluk yang kaya minyak tidak akan tercapai tanpa adanya jaminan kredibel terhadap potensi serangan di masa mendatang dari Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan ini, seperti dilansir Internationalmedia.co.id – News pada Selasa (28/4/2026), disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, dalam sesi Dewan Keamanan PBB yang digagas Bahrain. Dalam pertemuan di markas besar PBB pada Senin (27/4) tersebut, puluhan negara menyuarakan kecaman terhadap Iran terkait pengambilalihan kendali atas Selat Hormuz yang strategis. Namun, Iravani bersikukuh bahwa perdamaian dan keamanan di Teluk hanya bisa terwujud…

Read More

Ketegangan memuncak di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York, saat Amerika Serikat dan Iran terlibat dalam adu argumen sengit terkait program nuklir Teheran. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, perselisihan ini dipicu oleh terpilihnya Iran sebagai salah satu wakil presiden dalam Konferensi Peninjauan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) yang berlangsung selama sebulan. Konferensi ke-11 untuk meninjau implementasi NPT, yang mulai berlaku sejak 1970, resmi dibuka pada Senin (27/4) waktu setempat. Sebanyak 34 wakil presiden dinominasikan oleh berbagai kelompok. Ketua konferensi, Duta Besar Vietnam untuk PBB Do Hung Viet, mengonfirmasi bahwa Iran terpilih atas usulan "kelompok negara-negara non-blok dan negara-negara lainnya". Gambar Istimewa :…

Read More

Internationalmedia.co.id – News melaporkan, ketegangan di Timur Tengah memanas setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melontarkan ancaman serius terhadap Lebanon. Katz memperingatkan bahwa "api akan membakar seluruh negeri" di tengah suasana gencatan senjata yang diwarnai saling tuding pelanggaran antara Israel dan kelompok Hizbullah. Ia secara spesifik menuding pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, "sedang bermain api" dengan konsekuensi yang bisa sangat merusak. Pernyataan keras Katz ini, yang dikutip dari Anadolu Agency dan Middle East Monitor pada Selasa (28/4/2026), muncul hanya dua hari setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menginstruksikan peningkatan operasi militer terhadap Beirut, ibu kota Lebanon. "Naim Qassem sedang bermain api, dan…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Teheran, Iran, dengan tegas menyatakan bahwa era dominasi Amerika Serikat dalam mendikte kebijakan negara lain telah berakhir. Pernyataan ini muncul saat Washington sedang meninjau proposal baru dari Teheran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz yang strategis, sebuah jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas global. Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik, melalui televisi pemerintah Iran, menegaskan bahwa "Amerika Serikat tidak lagi berhak mendikte kebijakannya kepada negara-negara merdeka." Ia menambahkan bahwa Washington harus "menerima bahwa mereka harus meninggalkan tuntutan-tuntutan ilegal dan irasionalnya." Pernyataan ini dilansir kantor berita AFP pada Selasa (28/4/2026). Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Sejak pecahnya…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Kancah politik Israel kembali memanas dengan pengumuman koalisi mengejutkan antara dua mantan Perdana Menteri, Naftali Bennett dan Yair Lapid. Kedua tokoh yang dikenal sebagai rival sengit PM Benjamin Netanyahu ini, kini bersatu dalam misi tunggal: menggulingkan kekuasaan Netanyahu dalam pemilihan umum yang diperkirakan akan digelar akhir tahun ini. Dilansir dari Al Jazeera pada Senin (27/4), aliansi ini menandai babak baru dalam upaya oposisi menantang pemerintahan petahana. Bennett, yang mewakili spektrum sayap kanan, dan Lapid dari kubu sentris, secara resmi mengumumkan penggabungan partai mereka, Bennett 2026 dan There is a Future, pada Minggu (26/4) waktu setempat. Kantor…

Read More