Kawasan wisata Gunung Bromo di Jawa Timur kini menghadapi situasi darurat setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas tak terkendali. Akibat kondisi ini, seluruh akses menuju ikon pariwisata tersebut resmi ditutup total bagi pengunjung. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, penutupan ini diberlakukan demi keselamatan dan untuk mendukung upaya pemadaman api yang terus berkobar.
Sejak Sabtu sore, kobaran api dilaporkan menjalar dengan cepat ke berbagai titik, dipicu oleh tiupan angin kencang yang menyulitkan petugas di lapangan. Api bahkan telah merambah sebagian kecil padang savana Bromo yang ikonik dan kini bergerak mengancam kawasan Bukit B-29, yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Lumajang.

Oemar Sjarief, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, mengungkapkan bahwa tim gabungan sempat memanfaatkan jeda angin yang mereda untuk melakukan manuver pemadaman. Mereka berhasil memutus jalur api agar tidak menyeberang ke jalur lama menuju Jemplang, menggunakan teknik yang disebut ‘jaring laba-laba’.
“Mengingat angin agak mereda, tadi tim bergerak maju ke arah Jemplang melalui jalur lama. Dan berhasil memutus api tidak menyeberangi jalur lama dengan jaring laba-laba,” terang Oemar, sebagaimana dikutip dari internationalmedia.co.id.
Menyikapi eskalasi kebakaran yang membahayakan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akhirnya mengeluarkan surat edaran penutupan total. Penutupan ini berlaku untuk seluruh empat pintu masuk utama menuju Bromo, meliputi akses dari Kabupaten Lumajang, Malang, Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo.
“Surat edaran penutupan total wisata Gunung Bromo dari 4 pintu masuk… malam ini dikeluarkan oleh pihak Balai Besar TNBTS. Tunggu update ya untuk luasnya,” tambah Oemar, menegaskan urgensi situasi.
Para petugas gabungan masih berjuang keras di tengah medan yang sulit dan ancaman api yang terus meluas. Publik diimbau untuk mematuhi larangan masuk demi keselamatan dan kelancaran operasi pemadaman. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan luas area terdampak dan jadwal pembukaan kembali akan disampaikan secara berkala oleh pihak berwenang.
