Dalam sebuah langkah yang meningkatkan ketegangan di kawasan, Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga sipil di Timur Tengah. Mereka diminta untuk menjauh dari area-area yang menjadi lokasi penempatan pasukan Amerika Serikat (AS). Seruan ini, yang dirilis pada Jumat (27/3), muncul di tengah konflik yang telah berlangsung hampir sebulan antara Iran dengan AS dan Israel. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, peringatan ini mencerminkan kekhawatiran serius Iran terhadap taktik militer lawan. IRGC secara terang-terangan menuduh pasukan gabungan Amerika dan Zionis Israel memanfaatkan warga sipil sebagai "perisai manusia". Melalui pernyataan yang dimuat di situs resmi mereka, Sepah News, Garda…
Penulis: Gunawati
Internationalmedia.co.id – News – Sebuah perkembangan mengejutkan muncul di tengah ketegangan yang membara antara Israel dan Iran. Dua figur kunci dari Teheran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, dilaporkan telah dihapus dari daftar target serangan Israel. Keputusan krusial ini diambil setelah Pakistan, yang kini memainkan peran vital sebagai mediator, mengajukan permohonan khusus kepada Amerika Serikat. Laporan awal dari Wall Street Journal (WSJ), yang kemudian dikonfirmasi oleh Reuters dan Al Arabiya pada Jumat (27/3/2026), mengindikasikan bahwa penghapusan nama-nama penting ini bersifat temporer, diperkirakan berlangsung hingga empat atau lima hari. Seorang sumber Pakistan yang dekat dengan diskusi…
Internationalmedia.co.id – News – Pemerintah Iran telah secara resmi menyampaikan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai laporan media yang mengklaim adanya rencana Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk melenyapkan pejabat tinggi mereka. Di antara target yang disebutkan adalah Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Teheran mengecam ancaman ini sebagai bentuk terorisme negara yang terang-terangan dan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Dalam surat resmi yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB, Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeed Iravani, menyatakan keprihatinan mendalam. Surat tersebut, seperti dilansir Press TV…
Pemerintah Amerika Serikat dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah signifikan, yakni pengiriman hingga 10.000 personel militer tambahan ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini muncul di tengah meningkatnya spekulasi bahwa Washington mungkin sedang mempersiapkan operasi darat di Iran. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh sebuah media terkemuka AS pada Jumat (27/3), sebagaimana dikutip oleh Internationalmedia.co.id – News. Jika terealisasi, pengerahan pasukan ini akan menandai peningkatan drastis bagi kehadiran militer Washington di kawasan tersebut. Hal ini kontras dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berulang kali menegaskan bahwa Teheran seharusnya terlibat dalam pembicaraan damai dengan Washington untuk mengakhiri konflik. Dilansir dari kantor berita AFP…
Ketegangan di Timur Tengah mencapai puncaknya setelah militer Iran mengeluarkan peringatan tegas. Hotel-hotel yang kedapatan menampung pasukan Amerika Serikat di kawasan tersebut kini berstatus sebagai target potensial serangan, seiring dengan eskalasi konflik antara Teheran dengan Washington dan Tel Aviv. Demikian dilaporkan Internationalmedia.co.id – News. Juru bicara angkatan bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, dalam pernyataannya kepada televisi pemerintah Iran pada Kamis (26/3), menegaskan bahwa setiap fasilitas akomodasi yang digunakan oleh tentara Amerika akan secara otomatis dianggap sebagai aset Amerika. "Ketika semua pasukan Amerika masuk ke sebuah hotel, maka dari perspektif kami, hotel itu menjadi milik Amerika," ujar Shekarchi. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id…