Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Internationalmedia.co.id melaporkan kebijakan kontroversial terbaru Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang memungkinkan deportasi kilat imigran dalam waktu hanya 6 jam. Aturan ini, yang tertuang dalam memo internal Badan Penindakan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) tertanggal 9 Juli, menimbulkan gelombang protes dari berbagai kalangan. Sebelumnya, ICE membutuhkan waktu minimal 24 jam untuk mendeportasi seseorang setelah memberikan pemberitahuan. Namun, memo yang dikeluarkan Plt. Direktur ICE, Todd Lyons, memberikan wewenang kepada petugas untuk melakukan deportasi ke negara ketiga dalam waktu 6 jam dalam situasi darurat, dengan catatan imigran tersebut telah diberi kesempatan berkonsultasi dengan pengacara. Memo tersebut juga menyatakan bahwa deportasi…

Read More

Ancaman mantan Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif impor dari Rusia hingga 100 persen jika perang di Ukraina tak kunjung usai dalam 50 hari disambut dingin Moskow. Internationalmedia.co.id melaporkan, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, menyebut ancaman tersebut sebagai "ultimatum teatrikal" yang tak perlu digubris. Medvedev, yang juga mantan Presiden Rusia, mengungkapkan reaksi tersebut melalui media sosial X. Ia menuliskan bahwa dunia mungkin gempar, Eropa mungkin kecewa, namun Rusia sama sekali tak terpengaruh. Pernyataan ini menjadi respons resmi pertama Rusia terhadap ancaman Trump, meskipun Kremlin belum memberikan pernyataan resmi terpisah. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Ancaman Trump dilontarkan setelah…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan serangkaian berita internasional yang menghebohkan dunia. Dari ancaman perang hingga kebijakan imigrasi kontroversial, berikut lima berita yang wajib Anda ketahui: Pertama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman keras kepada Rusia. Ia memberikan ultimatum 50 hari kepada Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Jika tidak, Trump mengancam akan mengenakan tarif sekunder sebesar 100 persen terhadap Rusia. Ancaman ini disampaikan Trump saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Gedung Putih pada Senin (14/7). Trump mengaku sangat kecewa dengan Presiden Vladimir Putin dan menyatakan kekecewaannya atas kegagalan mencapai kesepakatan damai. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Kedua, kebijakan imigrasi…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan insiden serangan udara di Lebanon yang menimbulkan pertanyaan besar. Serangan yang dilakukan Israel di Lembah Bekaa, Selasa (15/7/2025), mengakibatkan tewasnya 12 orang, menurut laporan media pemerintah Lebanon yang dikutip internationalmedia.co.id. Angka korban jiwa ini memicu kecaman internasional dan mempertanyakan komitmen gencatan senjata yang telah disepakati. Pihak militer Israel mengklaim bahwa serangan tersebut menyasar fasilitas milik kelompok militan Hizbullah, khususnya unit elit Radwan. Mereka menyebut sasarannya sebagai pusat pelatihan yang digunakan untuk merencanakan serangan terhadap Israel. Namun, laporan dari Kantor Berita Nasional Lebanon menyebutkan bahwa salah satu serangan justru menghantam kamp pengungsi Suriah, mengakibatkan jatuhnya korban sipil, termasuk tujuh…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan, Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras kepada Rusia terkait konflik di Ukraina. Mantan Presiden Amerika Serikat itu tak tanggung-tanggung, mengancam akan memberlakukan tarif impor 100 persen jika Rusia tak segera menghentikan perangnya. Ancaman tersebut disampaikan Trump saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Gedung Putih pada Senin (14/7/2025) lalu. Dalam pernyataan yang disampaikan kepada wartawan, Trump menyatakan kekecewaannya yang mendalam terhadap Presiden Vladimir Putin dan perkembangan situasi di Ukraina. Ia menyebut dirinya "sangat, sangat tidak puas" dengan Rusia dan menegaskan akan menerapkan "tarif sekunder" sebagai bentuk tekanan. Tarif ini, menurut Trump, akan menargetkan mitra dagang Rusia…

Read More