Internationalmedia.co.id – News – Sebuah pemandangan tak biasa terjadi di Jakarta Timur. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) setempat, yang biasanya berurusan dengan api dan penyelamatan, kali ini dikerahkan untuk membantu proses pemakaman seorang pria. Bukan karena kebakaran atau insiden darurat biasa, melainkan karena jenazah tersebut memiliki bobot mencapai 250 kilogram, sebuah tantangan yang membutuhkan penanganan khusus.
Abdul Wahid, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, mengonfirmasi peristiwa unik ini. Ia menjelaskan, pemakaman jenazah berlangsung pada hari Jumat (3/7/2026) di Jalan Kampung Sumur Utara, RT 03-RW 10, Klender, Duren Sawit. Keluarga almarhum terpaksa menghubungi Damkar setelah menyadari kesulitan besar yang akan mereka hadapi dalam proses pemindahan dan penguburan jenazah dengan bobot luar biasa tersebut.

"Keluarga menghubungi kami untuk meminta bantuan dalam proses penguburan jenazah ke pemakaman. Bobot jenazah yang mencapai 250 kilogram menjadi alasan utama permintaan bantuan ini," ujar Abdul Wahid, seperti dikutip oleh Internationalmedia.co.id pada Sabtu (4/7/2026). Tantangan ini jauh melampaui kemampuan penanganan pemakaman biasa yang umumnya dilakukan oleh warga atau petugas pemakaman.
Untuk menuntaskan misi kemanusiaan ini, Damkar Jakarta Timur mengerahkan tim khusus yang terdiri dari 10 personel. Mereka dilengkapi dengan satu unit medium rescue 51 dan satu unit light rescue dari sektor Cakung, peralatan yang biasanya digunakan untuk evakuasi korban kecelakaan atau bencana. Proses pemakaman yang kompleks ini, menurut Wahid, berhasil diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu jam berkat koordinasi dan kekuatan personel yang dikerahkan.
Meskipun bukan tugas pokok mereka, kesigapan dan profesionalisme petugas Damkar Jaktim memastikan seluruh proses pemakaman berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Bantuan ini tidak hanya memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi almarhum, tetapi juga meringankan beban berat yang ditanggung keluarga yang sedang berduka.
