Kasus penemuan bayi di toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B rute Jogja-Surabaya menggemparkan publik. Pihak kepolisian kini tengah gencar melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku yang tega meninggalkan bayi malang tersebut. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, bayi yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan itu kini mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Solo.
Menurut keterangan yang diterima internationalmedia.co.id dari Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, tim gabungan dari Satreskrim Polresta Solo dan Unit Reskrim Polsek Banjarsari telah bergerak cepat. "Kami masih melakukan serangkaian penyelidikan komprehensif, meliputi olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi, pengumpulan barang bukti yang relevan, penelusuran rekaman CCTV di area terkait, serta berkoordinasi erat dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta. Semua upaya ini kami lakukan untuk segera mengungkap siapa pelaku di balik tindakan keji ini," tegas Kompol Harno pada Sabtu.

Penemuan bayi tersebut terjadi sekitar pukul 07.20 WIB oleh petugas kereta saat KA Sancaka masih dalam perjalanan menuju Surabaya. Demi menjamin keselamatan dan kesehatan sang bayi, evakuasi segera dilakukan begitu kereta berhenti di Stasiun Solo Balapan. Saat ini, kondisi bayi tersebut terus dipantau dan mendapatkan penanganan medis terbaik di RS Bhayangkara Solo, memastikan ia pulih dari trauma yang dialaminya.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki informasi atau petunjuk sekecil apapun terkait kasus ini agar tidak ragu untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. Informasi dari publik sangat krusial dan dibutuhkan untuk membantu mengungkap sosok tak bertanggung jawab yang tega meninggalkan bayi tak berdosa ini sendirian di dalam toilet gerbong KA Sancaka.
