Kekerasan tragis yang berujung pada kematian seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, akhirnya terungkap. Seorang pelaku berinisial EVSD (29) telah diamankan pihak kepolisian. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, motif di balik penganiayaan fatal ini adalah rasa kesal pelaku lantaran sepeda motornya dibalikkan oleh korban.
Kasat Reskrim Polres Karo, AKP Hizkia Siagian, mengonfirmasi kepada internationalmedia.co.id bahwa pelaku, EVSD, adalah pemilik sepeda motor yang menjadi pemicu insiden. "Iya, karena kesal [motor dibalikkan]," ujar AKP Hizkia, menjelaskan motif utama di balik tindakan brutal tersebut.

AKP Hizkia merinci bahwa EVSD melakukan penganiayaan secara membabi buta menggunakan sebatang bambu. Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Perbesi, Kecamatan Tigabinanga, pada Sabtu malam, akhir Mei lalu. Pelaku berhasil ditangkap pada Jumat awal Juli, beberapa hari setelah kejadian.
Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden bermula ketika korban, JKK (57), yang menurut pengakuan keluarganya memang mengalami gangguan kejiwaan, tengah mengamuk di sekitar area jambur atau los serbaguna desa. Dalam amukannya, JKK membalikkan sepeda motor yang terparkir di lokasi dan bahkan melempari rumah warga dengan batu.
Kemarahan EVSD memuncak melihat aksi korban yang merusak properti. Tanpa pikir panjang, ia nekat melancarkan penganiayaan brutal menggunakan bambu hingga JKK tak berdaya. Korban sempat dilarikan ke RSU Kabanjahe untuk mendapatkan perawatan medis, namun takdir berkata lain. JKK dinyatakan meninggal dunia pada Minggu dini hari, sehari setelah insiden penganiayaan.
