Sebuah insiden kebakaran besar melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru-baru ini. Api yang berkobar hebat ini diduga kuat berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan dan belum padam sempurna. Peristiwa ini menjadi sorotan utama, seperti dilaporkan oleh Internationalmedia.co.id – News.
Menurut Mohammad Holik, seorang petugas TPA Pakusari, api mulai menjalar di area pembuangan sampah tersebut. Melihat situasi yang membahayakan, terutama karena lokasi TPA yang tidak jauh dari pemukiman warga, petugas di lapangan segera mengambil tindakan awal untuk memadamkan api. Angin kencang dan kondisi kemarau menjadi pemicu utama meluasnya area yang terbakar, membuat Holik menambahkan bahwa timnya juga segera menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk bantuan lebih lanjut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, membenarkan laporan kebakaran ini. Ia memperkirakan, luas lahan TPA Pakusari yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 500 meter persegi. Edy juga menguatkan dugaan awal bahwa penyebab kebakaran adalah puntung rokok yang masih menyala, diperparah oleh hembusan angin kencang yang dominan selama musim kemarau di sekitar lokasi.
Tim gabungan dari Pemadam Kebakaran dan BPBD Jember mengerahkan seluruh upaya untuk menaklukkan si jago merah. Proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara intensif hingga bara api benar-benar padam sempurna pada sore hari. Sebagai bagian dari penanganan pasca-kebakaran, BPBD Jember juga mendistribusikan air bersih serta membagikan masker kepada warga yang tinggal di sekitar TPA Pakusari, guna meminimalisir dampak asap dan debu.
Menyikapi insiden ini, Edy Budi Susilo kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan. Ia mengimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang rentan terbakar seperti TPA atau lahan kering, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat menimbulkan kerugian besar.
