Internationalmedia.co.id – News melaporkan, jantung Ibu Kota Jakarta menjadi saksi gelaran akbar Jakarta International Halal Market oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pagi ini. Acara ini sukses menarik perhatian warga yang antusias mencicipi beragam produk halal dari berbagai negara, termasuk Thailand dan Malaysia.
Berlokasi strategis di sepanjang Jalan Imam Bonjol, kawasan ikonik Bundaran HI, Jakarta Pusat, pasar halal internasional ini berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026. Deretan gerai yang tertata rapi di atas trotoar mengundang warga untuk menjelajahi penawaran unik dari tiga negara peserta.

Pengunjung dimanjakan dengan aneka pilihan produk. Gerai dari Thailand didominasi oleh jajanan dan makanan ringan yang menggugah selera. Sementara itu, Malaysia menawarkan produk kopi premium dan biskuit khas. Tak ketinggalan, stan dari Indonesia memamerkan kekayaan produk UMKM lokal, mulai dari busana, aksesori, tas, hingga berbagai jenis makanan dan minuman.
Antusiasme warga terlihat jelas; banyak yang tak melewatkan kesempatan untuk mencicipi langsung keunikan rasa dari camilan Thailand dan hidangan Malaysia. Selain berbelanja, suasana CFD juga dimeriahkan dengan partisipasi aktif warga dalam sesi senam bersama di panggung yang telah disiapkan BPJPH.
Menurut Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH, Fertiana Santy, gelaran ini menandai debut Jakarta International Halal Market sebagai event berskala internasional. "Ini adalah permulaan. Kami berharap pada 20 September nanti, dengan adanya H20 atau Halal 20, kami bisa mengundang lebih dari 50 negara," ujar Santy, menekankan visi jangka panjang BPJPH saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, acara ini merupakan bagian integral dari rangkaian kegiatan IMT-GT (Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle), sebuah inisiatif kerja sama regional untuk pertumbuhan ekonomi. "Indonesia, sebagai ketua Working Group Halal Product and Services dalam IMT-GT tahun ini, memiliki peran sentral dalam memajukan industri halal di kawasan," jelas Santy.
Pemilihan lokasi Bundaran HI saat CFD bukan tanpa alasan. Santy mengungkapkan, tujuannya adalah untuk menjangkau khalayak luas yang sedang berolahraga atau berekreasi. "Dengan memanfaatkan momen Car Free Day, kami tidak hanya memperkenalkan produk halal Indonesia kepada masyarakat luas, tetapi juga menunjukkan kepada Malaysia dan Thailand betapa dinamisnya ekosistem halal di Indonesia," paparnya.
Tak hanya pameran produk, BPJPH juga menyediakan layanan penting bagi pelaku UMKM. Sebuah gerai khusus dibuka untuk memfasilitasi pendaftaran sertifikasi halal gratis serta sesi konsultasi bagi mereka yang membutuhkan panduan. "Kami ingin memastikan bahwa setiap UMKM memiliki akses mudah untuk mendapatkan sertifikasi halal dan mengatasi kendala yang mungkin dihadapi," pungkas Santy.
(Foto: Taufiq Syarifudin/internationalmedia.co.id)
