Jagad maya dihebohkan dengan sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang pria diikat pada tiang listrik di Samarinda. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden yang terjadi pada pria berinisial S alias Z (46) ini terkuak setelah diketahui ia membawa kabur seorang wanita berinisial R (33) yang telah bersuami.
Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Samarinda Ipda Arie Soeharyadi, kasus ini bermula dari perkenalan S dengan R melalui seorang teman. S mengaku tidak mengetahui status pernikahan R dan mengira wanita tersebut masih lajang. "Pelaku mengenal korban dari temannya korban. Saat itu pelaku mengira korban masih bujang atau belum memiliki suami," jelas Arie kepada internationalmedia.co.id.

Kejadian yang berujung pada pengikatan S ini terjadi pada Selasa, 4 Agustus. Pada hari itu, Arie menjelaskan, S mengajak R keluar untuk makan bakso di kawasan Folder Samarinda. Setelah itu, pada malam harinya, mereka kembali keluar untuk menikmati nasi goreng di sekitar flyover Air Hitam. Puncak dari pertemuan mereka adalah ketika S mengajak R untuk menginap di sebuah langgar atau musala yang terletak di kawasan Suryanata.
Informasi mengenai keberadaan istrinya bersama pria lain akhirnya sampai ke telinga suami R. Tanpa membuang waktu, suami R langsung mendatangi lokasi. Sesampainya di sana, ia terkejut dan diliputi emosi saat mendapati istrinya bersama S. Dalam kemarahan yang memuncak, suami R kemudian menganiaya S dan mengikatnya pada tiang listrik. Ipda Arie Soeharyadi menegaskan, insiden ini bukan merupakan amuk massa seperti yang sempat beredar luas, melainkan tindakan personal dari suami korban.
Pasca kejadian tersebut, S kemudian dibawa ke Polsek Samarinda Ulu untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Beruntungnya, kedua belah pihak, yaitu S dan suami R, akhirnya menjalani proses mediasi dan mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai.
