Internationalmedia.co.id – News – Teheran kembali diguncang kabar duka menyusul laporan kematian seorang pejabat militer senior Iran. Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Alireza Tangsiri, dilaporkan gugur dalam sebuah serangan yang diduga kuat dilancarkan oleh Israel di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini menambah daftar panjang pejabat tinggi Iran yang menjadi korban dalam pusaran konflik yang kian memanas di Timur Tengah.
Seorang pejabat Israel, yang identitasnya tidak disebutkan, mengklaim bahwa Tangsiri tewas dalam insiden di Bandar Abbas. Menurut sumber tersebut, Tangsiri merupakan sosok kunci yang bertanggung jawab atas operasi penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang vital bagi perdagangan minyak global. Klaim ini pertama kali dilaporkan oleh media Israel, Times of Israel, dan kemudian dikutip oleh Al Arabiya pada Kamis (26/3/2026).

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Iran maupun militer Israel terkait laporan serangan tersebut. Jika kematian Tangsiri terkonfirmasi, insiden ini akan menjadi pukulan telak terbaru bagi kepemimpinan Iran dan berpotensi semakin memperkeruh situasi keamanan di kawasan.
Latar belakang konflik di Timur Tengah ini diketahui memuncak setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran dan memicu eskalasi perang. Sebagai balasan, Iran telah melancarkan serangkaian serangan drone dan rudal di berbagai wilayah, termasuk menargetkan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat. Negara-negara tetangga Iran tersebut telah berulang kali menegaskan netralitas mereka dan menolak wilayahnya digunakan sebagai landasan serangan oleh AS.
Di sisi lain, Israel sendiri juga tidak luput dari serangan. Beberapa hari terakhir, wilayah Israel dihujani rudal Iran. Pada Kamis (26/3), enam warga Israel dilaporkan mengalami luka ringan akibat ledakan di kota Kafr Qassem, Israel tengah. Juru bicara layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengonfirmasi bahwa petugas memberikan perawatan medis kepada para korban. Wali Kota Kafr Qassem, Haitham Taha, menyebut kerusakan pada beberapa rumah disebabkan oleh amunisi kluster.
Militer Israel dalam tiga pernyataan terpisah mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Israel. Sistem pertahanan Israel berhasil beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut, dan warga kemudian diizinkan untuk meninggalkan ruang perlindungan di semua wilayah negara. Sirene serangan udara sempat meraung di Yerusalem, permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki, dan Tel Aviv, diikuti ledakan yang terdengar di Tel Aviv setelah peringatan terbaru.
Kontrol Iran atas Selat Hormuz, jalur perairan yang dilalui seperlima dari pasokan minyak dunia, menjadi salah satu poin krusial dalam ketegangan ini. Kematian Tangsiri, yang disebut bertanggung jawab atas penutupan selat tersebut, berpotensi meningkatkan kekhawatiran global akan stabilitas pasokan energi dan memicu respons lebih lanjut dari semua pihak yang terlibat.

