Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Ukraina Lumpuh Total Setelah Serangan Brutal
Trending Indonesia

Ukraina Lumpuh Total Setelah Serangan Brutal

GunawatiBy Gunawati04-02-2026 - 21.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Ukraina Lumpuh Total Setelah Serangan Brutal
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kyiv – Gelombang serangan rudal Rusia baru-baru ini telah memicu pemadaman listrik massal di seluruh Ukraina, menjerumuskan ribuan warga ke dalam kegelapan dan kedinginan ekstrem. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi bahwa upaya pemulihan sedang gencar dilakukan, terutama di ibu kota Kyiv dan sejumlah wilayah lain yang menjadi sasaran utama infrastruktur energi. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, situasi ini muncul setelah jeda serangan yang singkat.

Zelensky, melalui saluran media sosialnya, mengungkapkan bahwa lebih dari 1.100 gedung apartemen di Kyiv masih tanpa pasokan listrik. "Hingga hari ini, situasi tersulit ada di Kyiv dan wilayah sekitarnya, Kharkiv dan wilayah sekitarnya, wilayah Sumy, dan wilayah Poltava," tulisnya. Ia menambahkan bahwa kondisi serupa juga melanda wilayah lain di Ukraina tengah, termasuk Dnipro dan Cherkasy, menunjukkan skala kerusakan yang meluas.

Ukraina Lumpuh Total Setelah Serangan Brutal
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Serangan terbaru ini menandai dimulainya kembali gempuran Rusia terhadap sektor energi Ukraina, menyusul jeda sekitar seminggu yang konon terjadi atas permintaan Presiden AS Donald Trump kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Di tengah krisis ini, upaya diplomatik tetap berjalan; para pejabat dari AS, Ukraina, dan Rusia dilaporkan kembali bertemu di Abu Dhabi untuk membahas detail rencana perdamaian yang kompleks.

Dampak langsung terasa pada kehidupan sehari-hari warga. Banyak yang terpaksa mencari perlindungan di stasiun metro Kyiv, bahkan mendirikan tenda darurat di peron untuk melawan suhu dingin yang membekukan. Pihak berwenang bergegas mengimpor lebih banyak generator untuk mengatasi pemadaman jangka panjang, sementara tim perbaikan bekerja tanpa henti, menghadapi kelelahan ekstrem, demi mengembalikan aliran listrik.

Kerusakan infrastruktur energi sangat parah. Di kota Kharkiv, sebuah pembangkit listrik dilaporkan mengalami kerusakan yang tak dapat diperbaiki lagi. Menteri Energi Ukraina, Denys Shmyhal, menyatakan bahwa sistem energi negara itu membutuhkan waktu signifikan untuk diperbaiki, termasuk Pembangkit Listrik Gabungan Panas dan Tenaga (CHP) Darnytsia di Kyiv yang mengalami kerusakan serius. Tantangan besar menanti Ukraina untuk memulihkan stabilitas energi di tengah konflik yang terus berlanjut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Andrew Terkuak Istana Siap Buka Pintu

10-02-2026 - 18.45

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.