Jakarta, Internationalmedia.co.id – News – Sebuah gebrakan baru diluncurkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas. Melalui program inovatif bertajuk ‘CCTV Jakarta Takeover’, para pengguna jalan kini akan mendengar imbauan atau bahkan teguran langsung dari pengeras suara yang terpasang di sejumlah simpang lalu lintas.
Budi Awaluddin, Kepala Dishub DKI Jakarta, menjelaskan bahwa program ini merupakan terobosan dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat. Dishub sengaja menggandeng berbagai kolaborator agar pesan yang disampaikan lebih personal dan mudah diterima oleh pengguna jalan.

"Kami memanfaatkan speaker di simpang lalu lintas sebagai media edukasi keselamatan dengan menggandeng kolaborator agar pesan yang disampaikan lebih dekat dengan masyarakat. Harapannya, cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan bersama," ujar Budi dalam keterangan resminya, Rabu lalu.
Melalui program ‘CCTV Jakarta Takeover’ ini, masyarakat akan diingatkan kembali mengenai pentingnya mematuhi lampu lalu lintas, berhenti di belakang garis henti, kewajiban menggunakan helm dan sabuk pengaman, mengutamakan pejalan kaki, serta larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara. Menurut Budi, pemanfaatan CCTV yang terintegrasi dengan pengeras suara ini juga merupakan bagian integral dari pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.
"Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin berlalu lintas. Ke depan, edukasi melalui speaker di simpang lalu lintas akan terus dilakukan secara rutin oleh petugas Dinas Perhubungan sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat," tambahnya, menegaskan komitmen Dishub DKI.
Saat ini, sistem pengeras suara tersebut telah terpasang di enam titik simpang lalu lintas strategis, meliputi Harmoni, Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, Bundaran Senayan, dan Simpang Millenium. Edukasi perdana sendiri telah sukses dilaksanakan di simpang lampu merah Millenium, Bank Indonesia, dan Sarinah. Budi menyatakan bahwa Dishub berencana untuk menambah titik pemasangan speaker setelah melakukan survei menyeluruh di sejumlah simpang lain. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan edukasi keselamatan berlalu lintas agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi.
