Kasus penganiayaan dan penyekapan brutal yang menimpa YTR (29) oleh kekasihnya, Taufik Hidayat (30), kini menjadi sorotan utama. Presiden Prabowo Subianto secara langsung menunjukkan perhatiannya, dengan mengutus Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman untuk menjenguk korban di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, kunjungan ini sekaligus mengungkap pesan penting dari Presiden Prabowo.
Setibanya di RSHS, Dudung Abdurachman langsung menemui YTR dan keluarganya. Ia menegaskan komitmen negara untuk mengawal penuh penanganan kasus ini, mulai dari pemulihan fisik dan mental korban hingga proses hukum yang berjalan. "Malam ini saya hadir di Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk melihat secara langsung korban YTR. Saya bertemu dengan keluarganya dan menyampaikan bahwa negara hadir, sangat peduli pada perawatan, bahkan kelanjutannya," ujar Dudung, seperti dilansir internationalmedia.co.id/Jabar pada Kamis.

Lebih lanjut, Dudung mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap insiden ini. Presiden, kata Dudung, menekankan agar seluruh tahapan hukum dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Pesan dari beliau adalah agar semua disesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku. Beliau sangat peduli terhadap kejadian ini dan berharap agar kasus serupa tidak terulang kembali," jelas Dudung.
Selain itu, Presiden Prabowo turut mengimbau masyarakat luas untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan atau kejanggalan yang mereka temukan di lingkungan sekitar kepada pihak berwenang. "Imbauan kepada masyarakat, jika melihat hal-hal yang mencurigakan atau janggal, segera laporkan kepada aparat terkait. Ini penting agar tidak terjadi di luar pengawasan kita," pungkas Dudung.
