Seorang lurah di Medan menjadi sorotan publik setelah video dirinya menanggapi keluhan warga dengan kalimat ‘Cie Curhat’ viral di media sosial. Lurah Paya Pasir, Syerly, kini telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden tersebut. Internationalmedia.co.id – News mencatat, kejadian ini berlangsung saat seorang warga menyampaikan aspirasinya mengenai penerangan jalan umum (LPJU) langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Waas.
Dalam keterangannya kepada internationalmedia.co.id, Syerly menjelaskan bahwa respons spontan tersebut dilatarbelakangi oleh kedekatan dan keakrabannya dengan warga yang bersangkutan, Ibu Ulfa. "Saya memohon maaf kepada publik karena itu murni karena spontanitas saya. Karena saya merasa dekat dan akrab serta sering bercanda kepada Ibu Ulfa, dan sebaliknya Ibu Ulfa pun demikian kepada saya, jadi terucap begitu saja," ujar Syerly.

Syerly menegaskan, hubungannya dengan Ibu Ulfa bukan sekadar hubungan antara pejabat dan warga biasa. "Dan saya sama si Ulfa ini sudah lama mengenal dan kita pun ada juga terkait dengan keluarga. Tiap harinya pun kita sering ketemu sapa," jelasnya, menambahkan bahwa bahkan sebelum kedatangan Wali Kota, Ibu Ulfa sempat bertanya kepadanya mengenai jadwal. Ia membantah bahwa ucapannya bermaksud mengejek atau meremehkan keluhan warga.
Terkait substansi keluhan mengenai lampu penerangan jalan, Syerly mengklaim bahwa pihaknya telah meneruskan aspirasi tersebut kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan sejak tahun lalu. Insiden viral ini juga berujung pada pemanggilan Syerly oleh Inspektorat Kota Medan. "Benar saya sudah dipanggil Inspektorat kemarin, tapi terkait detailnya saya rasa itu internal dari pihak inspektorat yang berwenang menjelaskan," tutup Syerly, membenarkan adanya proses klarifikasi internal.
