Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Tulungagung ketika Kereta Api Matarmaja mendadak berhenti. Penyebabnya adalah palang pintu perlintasan yang belum tertutup, dipicu oleh petugas penjaga yang tertidur saat bertugas. Peristiwa yang berlangsung pada Minggu dini hari, 20 September 2026, ini dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Tohari, membenarkan kejadian tersebut. Insiden itu berlokasi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 246, tepatnya di Kelurahan Bago, Kecamatan dan Kabupaten Tulungagung. Menurut Tohari, peristiwa ini berlangsung pada Minggu dini hari saat KA 270 Matarmaja dijadwalkan melintas.

Berkat kesigapan masinis KA Matarmaja, potensi bahaya berhasil dihindari. Masinis yang melihat palang pintu perlintasan masih dalam kondisi terbuka, segera mengambil tindakan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menghentikan laju kereta, seperti dilansir internationalmedia.co.id, Senin (21/9/2026). Setelah itu, masinis langsung menghubungi pihak operasional KAI Daop 7 Madiun untuk penanganan lebih lanjut.
Dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) ini langsung ditindaklanjuti oleh Kepala Resort Jalan dan Jembatan (Karest JJ) 7.12 Tulungagung bersama jajaran pengamanan Stasiun Tulungagung. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, terungkap bahwa petugas penjaga palang pintu memang tertidur atau mengalami microsleep saat bertugas. Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap SOP dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, terutama di titik-titik krusial seperti perlintasan sebidang.
