Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan mengguncang Jalan Tentara Pelajar, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu malam, 28 Juni 2026. Kecelakaan tragis ini menyisakan enam korban luka dan sebuah misteri: pengemudi mobil Hyundai hitam yang menjadi pemicu utama insiden melarikan diri dari lokasi kejadian.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ini bermula dari sebuah mobil Hyundai hitam bernomor polisi B 2543 AIC yang melaju tak terkendali. Mobil tersebut menabrak sejumlah kendaraan lain sebelum akhirnya pengemudinya menghilang tanpa jejak. Kendaraan yang turut terlibat dalam insiden ini meliputi Suzuki Splash silver (H 1716 DM), Honda Beat (K 5932 BZC), Honda Vario (H 5715 MC), dan Honda CB150X (DR 4500 EL).

Saksi mata, Angga (39), menceritakan kronologi mengerikan tersebut. Menurutnya, mobil Hyundai hitam itu sudah menunjukkan gelagat aneh sekitar 350 meter sebelum lokasi tabrakan beruntun. "Mobil hitam itu sudah nabrak motor lain di Muhammadiyah, yang ditabrak seorang bapak sama anaknya, anaknya nangis," ungkap Angga, seperti dilansir internationalmedia.co.idJateng. Pengendara motor pertama yang menjadi korban bahkan sempat berusaha mengejar, namun mobil Hyundai tersebut terus melaju kencang ke arah barat.
Ketika dihadapkan dengan lampu lalu lintas merah di depannya, pengemudi Hyundai diduga mencoba putar balik. Nahas, upaya tersebut justru berujung pada tabrakan beruntun dengan kendaraan lain yang sedang berhenti. "Sopir mobil hitam itu kayaknya mabuk," duga Angga, menepis spekulasi penggunaan narkoba karena melihat pengemudi masih terlihat sadar.
Edi (63), seorang juru parkir di sekitar lokasi, juga menyaksikan mobil hitam itu melaju dengan kecepatan tinggi. "Mobilnya itu sampai mental, rodanya copot. Saya dengar suara ‘brak’," kata Edi, menggambarkan dahsyatnya benturan dengan mobil Splash. Namun, ia tidak melihat ke mana arah pelarian pengemudi setelah tabrakan.
Kesaksian Hanifah (27), yang berada tepat di belakang mobil Splash, semakin memperkuat dugaan tabrak lari berulang. Ia melihat Hyundai melaju kencang dari arah berlawanan dan menduga pengemudinya sudah melakukan serangkaian tabrakan sebelum mencapai lokasi kejadian utama. "Mobil hitam itu posisinya adalah dia mau sepertinya kayak mau putar balik. Orang-orang bilangnya mobil itu sudah mulai menabraki orang dari warung Padang," jelas Hanifah kepada internationalmedia.co.idJateng.
Enam korban luka telah dievakuasi menggunakan empat ambulans untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, ketika polisi tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian, pengemudi Hyundai sudah tidak ditemukan. "Kata orang-orang kabur (sopir mobil hitam) dan juga katanya orang-orang posisinya mabuk gitu. Jadi ini kayaknya masih dicari," pungkas Hanifah, menyoroti upaya pencarian terhadap pelaku yang hingga kini masih menjadi buron.
