Internationalmedia.co.id – News – Sebuah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang kuat wilayah Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang. Kejadian ini segera diikuti dengan imbauan serius dari Perwakilan Republik Indonesia agar seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di sana untuk meningkatkan kewaspadaan maksimal dan mematuhi setiap arahan dari otoritas setempat.
Gempa dahsyat ini tercatat terjadi pada tanggal 28 Juli 2026. KBRI Tokyo, melalui unggahan di akun Instagram resminya yang diakses internationalmedia.co.id pada Rabu (29/7/2026), menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa Kumamoto dan sekitarnya.

KBRI Tokyo secara tegas mengimbau WNI, khususnya yang berdomisili di Pulau Kyushu, untuk tetap tenang namun selalu siaga. "Prioritas utama adalah keselamatan diri dan keluarga," demikian disampaikan dalam keterangan resmi. Perwakilan RI juga menekankan pentingnya hanya menyebarkan informasi yang berasal dari sumber-sumber resmi guna menghindari kepanikan dan berita palsu.
WNI diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi terkini melalui Badan Meteorologi Jepang (JMA), Pemerintah Jepang, serta saluran media nasional resmi lainnya. Kepatuhan terhadap arahan evakuasi dan tindakan keselamatan dari otoritas setempat menjadi krusial, demi menjamin keamanan seluruh warga.
Selain itu, peringatan akan potensi gempa susulan (aftershock) serta bahaya lanjutan yang mungkin menyertai juga menjadi fokus utama. WNI diminta untuk selalu siaga dan mempersiapkan diri terhadap kemungkinan tersebut sesuai dengan peringatan dari otoritas Jepang.
Menjaga jalur komunikasi tetap aktif merupakan kunci dalam situasi darurat. WNI diminta memastikan telepon seluler tetap menyala dan menghemat penggunaan baterai agar selalu dapat dihubungi untuk keperluan koordinasi darurat. Menginformasikan kondisi diri kepada keluarga di Indonesia juga sangat penting untuk menghindari kekhawatiran yang tidak perlu.
Solidaritas dan koordinasi antar WNI juga ditekankan. "Saling membantu dan berkoordinasi dengan sesama WNI di lingkungan sekitar, serta dengan rekan kerja WN Jepang dan asing lainnya," bunyi imbauan tersebut, menunjukkan pentingnya kebersamaan di tengah situasi sulit.
KBRI Tokyo memastikan pemantauan situasi terus berjalan bersama KJRI Osaka dan berkoordinasi erat dengan otoritas Jepang, serta simpul-simpul WNI di area terdampak untuk memastikan keselamatan dan bantuan bagi seluruh WNI.
