Purwakarta – Internationalmedia.co.id – News – Kabar duka menyelimuti kawasan Waduk Jatiluhur setelah Sumarno (43), seorang petugas keamanan yang dikenal berdedikasi tinggi, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Jasadnya yang ditemukan terborgol pekan lalu, diduga kuat menjadi korban penenggelaman, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Di mata keluarga, Sumarno adalah sosok ayah yang hangat dan penuh tanggung jawab. Kakak ipar korban, Usep (53), menceritakan bagaimana almarhum tak pernah absen mengantar anak-anaknya ke sekolah, memastikan mereka aman meski jadwal kerjanya padat. "Ia rutin mengantarkan anaknya sekolah, itu salah satu bukti tanggung jawabnya ke anak dan istri," ujar Usep saat ditemui internationalmedia.co.id di rumah duka, Selasa (28/7/2020).

Tak hanya di lingkungan keluarga, Sumarno juga dikenal sebagai pribadi yang baik dan dipercaya di Desa Kembang Kuning. Selain bertugas sebagai satpam Perum Jasa Tirta (PJT) II yang menjaga objek vital nasional, ia juga aktif sebagai anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) desa. "Setahu saya almarhum orang baik. Selain satpam PJT II, dia juga Linmas desa. Ada kepercayaan besar dari pihak perusahaan maupun pemerintah desa kepadanya," tambah Usep.
Meskipun kondisi penemuan jasad Sumarno yang terborgol memicu banyak pertanyaan, pihak keluarga memilih untuk tidak berspekulasi liar. Mereka sepenuhnya menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat kepolisian. "Kami percayakan kepada pihak berwajib. Harapan keluarga hanya satu, semoga kasus ini cepat terungkap," tegas Usep, mewakili harapan seluruh keluarga.
Fokus utama keluarga saat ini adalah memberikan dukungan moral kepada istri dan kedua anak almarhum yang masih sangat terpukul. Di tengah suasana duka yang mendalam, keluarga juga mengapresiasi perhatian serta rencana bantuan beasiswa untuk pendidikan anak-anak Sumarno. Mereka memilih untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kewenangan penyelidikan kepada aparat berwenang. "Itu kewenangan aparat. Saya lebih fokus mendampingi istri almarhum dan keluarga agar tetap tabah," pungkasnya, menunjukkan ketabahan keluarga di tengah cobaan berat ini.
