Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Paus Leo XIV Pilih Turki dan Lebanon untuk Ziarah Perdana: Ada Apa?
Trending Indonesia

Paus Leo XIV Pilih Turki dan Lebanon untuk Ziarah Perdana: Ada Apa?

GunawatiBy Gunawati24-11-2025 - 15.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Paus Leo XIV Pilih Turki dan Lebanon untuk Ziarah Perdana: Ada Apa?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Leo XIV, akan memulai lawatan internasional pertamanya pada Kamis, 27 November mendatang. Kunjungan bersejarah ini akan membawa Paus Leo ke Turki dan Lebanon, dengan agenda utama mempromosikan persatuan antarumat Kristen dan mendorong terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah yang penuh tantangan.

Kunjungan selama enam hari ini menjadi sorotan utama, menandai ujian internasional pertama bagi Paus Leo, yang berasal dari Amerika Serikat dan terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik pada bulan Mei lalu. Gaya kepemimpinan Paus Leo yang sederhana menjadi pembeda, kontras dengan gaya pendahulunya, Paus Fransiskus, yang dikenal karismatik dan penuh spontanitas.

Paus Leo XIV Pilih Turki dan Lebanon untuk Ziarah Perdana: Ada Apa?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di Turki, Paus Leo akan menghadiri peringatan 1.700 tahun Konsili Nicaea, sebuah peristiwa penting dalam sejarah Kristen di mana Kredo, deklarasi dasar iman Kristen, dirumuskan. Kehadiran Paus Leo di acara ini menjadi simbol pentingnya dialog dan persatuan antarumat Kristen.

Sementara itu, di Lebanon, kunjungan Paus Leo sangat dinantikan, meskipun negara ini didominasi oleh penduduk Muslim. Lebanon, yang selama ini dikenal sebagai model koeksistensi agama, tengah menghadapi berbagai krisis, termasuk masalah ekonomi, dampak ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut pada tahun 2020, dan konflik baru-baru ini dengan Israel.

Persiapan menyambut kedatangan Paus Leo terus dilakukan, dengan spanduk-spanduk bertuliskan "Lebanon menginginkan perdamaian" menghiasi jalan-jalan yang telah direnovasi. Duta Besar Lebanon untuk Takhta Suci, Fadi Assad, menyebut kunjungan ini "luar biasa" dan diharapkan dapat "menyoroti kesulitan yang dihadapi Lebanon", serta membuka jalan bagi "terobosan politik dan ekonomi".

Selama berada di Lebanon, Paus Leo dijadwalkan mengunjungi rumah sakit jiwa yang dikelola oleh biarawati, bertemu dengan kaum muda Lebanon, dan memimpin misa di area terbuka yang diperkirakan akan dihadiri oleh 100.000 orang. Paus Leo juga akan berdoa di lokasi ledakan pelabuhan Beirut, sebagai bentuk solidaritas bagi para korban dan keluarga yang terdampak. Selain itu, pertemuan antaragama juga akan menjadi agenda penting dalam kunjungan Paus Leo di Beirut.

Kunjungan ke Turki, yang merupakan titik temu strategis antara Timur dan Barat, juga bertujuan untuk memperkuat dialog antara Gereja dan Islam. Paus Leo akan bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan di Ankara dan mengunjungi Blue Mosque di Istanbul. Namun, inti dari perjalanan ini adalah peringatan Konsili Nicaea, di mana Paus Leo hadir atas undangan Patriark Bartholomew I, pemimpin spiritual Kristen Ortodoks. Perbedaan pandangan antara umat Katolik dan Kristen Ortodoks mengenai otoritas Paus sebagai kepala Gereja menjadi salah satu isu penting yang diharapkan dapat dijembatani melalui kunjungan ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.