Internationalmedia.co.id – News – Dua individu yang diduga terlibat dalam percobaan penculikan seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial GH (70) di kawasan elit Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, kini telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Insiden yang sempat menggemparkan warga sekitar ini terjadi pada bulan Mei 2026, dan kini pelaku telah berada dalam penanganan aparat.
Konfirmasi penangkapan ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra. "Benar sudah diamankan 2 pelaku," ujar Agta saat dihubungi internationalmedia.co.id pada Senin (15/6/2026). Ia menambahkan bahwa kedua terduga pelaku berhasil dibekuk pada Jumat minggu lalu. Meskipun demikian, detail kronologi penangkapan serta motif di balik aksi percobaan penculikan tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil investigasi awal dan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berhasil dikumpulkan penyidik, peristiwa dramatis ini terekam jelas pada Mei 2026, sekitar pukul 06.55 WIB. Saat itu, korban GH diketahui sedang berolahraga jalan kaki di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Sebuah mobil mencurigakan terlihat membuntuti pergerakan korban dari kejauhan.
Tak berselang lama, seorang pria turun dari kendaraan tersebut dan langsung menghampiri GH. Tanpa basa-basi, pelaku berupaya secara paksa memasukkan korban ke dalam mobil. Namun, meski usianya sudah menginjak 70 tahun, GH menunjukkan keberanian luar biasa dengan melakukan perlawanan sengit, menggagalkan upaya penculikan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, menjelaskan lebih lanjut, "Pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil. Korban melakukan perlawanan sehingga pelaku tidak berhasil melakukan penculikan tersebut." Rekaman CCTV bahkan memperlihatkan adegan pergulatan sengit antara korban dan pelaku, di mana keduanya sempat terjatuh ke jalanan akibat tarik-menarik.
Meskipun dalam kondisi yang tidak lagi muda, GH tak menyerah. Ia terus berjuang dan berteriak meminta pertolongan, memecah kesunyian pagi. Teriakan nyaring korban diduga kuat memicu kepanikan pada diri pelaku. Merasa aksinya terancam gagal dan menarik perhatian, pelaku akhirnya menghentikan niat jahatnya dan memilih melarikan diri dari lokasi kejadian, meninggalkan GH yang selamat dari upaya penculikan.
"Korban dan pelaku sempat bergelut hingga jatuh. Karena korban melawan dan berteriak, pelaku terlihat ketakutan lalu meninggalkan lokasi," pungkas Sampson, menegaskan keberanian lansia tersebut yang berhasil menyelamatkan dirinya.
