Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kasus yang mengguncang nilai-nilai moral dan kepercayaan publik terkuak di Kendari, Sulawesi Tenggara. Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun dilaporkan menjadi korban pencabulan oleh guru ngajinya sendiri. Aksi bejat tersebut, yang terjadi di dalam area suci sebuah masjid, kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian.
Kompol Welliwanto Malau, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari, mengonfirmasi penangkapan terduga pelaku. "Iya benar, terduga pelaku sudah kami amankan di sebuah masjid," ujar Kompol Welliwanto, seperti dikutip dari internationalmedia.co.id pada Minggu (26/7/2026).

Lebih lanjut, penyelidikan mengungkap bahwa perbuatan keji tersebut tidak hanya terjadi sekali. Pelaku diduga telah melancarkan aksinya sebanyak tiga kali sepanjang bulan Juli 2026, semuanya bertempat di kamar mandi masjid yang berlokasi di Kecamatan Poasia tersebut.
Untuk melancarkan niat bejatnya, pelaku menggunakan modus operandi yang licik. Ia diduga merayu korban dengan iming-iming sejumlah uang, memanfaatkan kerentanan korban agar mau menuruti permintaan tidak senonohnya.
Kasus ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya pengawasan dan perlindungan anak, terutama di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat aman dan mendidik. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan keadilan bagi korban dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.
