Pekanbaru, Riau, kini menjadi pusat perhatian regional dengan digelarnya pertemuan Indonesia Malaysia Thailand (IMT) Growth Triangle (GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) 2026. Dalam forum bergengsi ini, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara tegas mendorong semangat ‘Green City’ sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa seminar pembangunan kota hijau di Ballroom Hotel Pangeran menjadi penanda dimulainya agenda penting ini, mempertemukan para kepala daerah dari tiga negara.
Agung Nugroho mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada Pekanbaru untuk menjadi tuan rumah ajang internasional ini. "Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Riau, dan amanah telah diberikan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru," ujarnya, menegaskan posisi strategis kota tersebut dalam inisiatif regional.

Ia menekankan bahwa visi pembangunan kota hijau tidak dapat terwujud tanpa kolaborasi erat antar kepala daerah. Menurut Agung, kerja sama lintas batas negara, baik di Indonesia, Malaysia, maupun Thailand, sangat krusial untuk saling berbagi pengalaman dan memajukan daerah masing-masing. "Pekanbaru bukanlah apa-apa tanpa masukan dan kerja sama yang baik untuk memajukan daerah kita bersama," tambahnya, menggarisbawahi pentingnya sinergi dalam menyejahterakan masyarakat.
Dalam upaya mewujudkan Pekanbaru sebagai kota hijau, Agung memaparkan berbagai program inovatif yang telah digagas. Salah satunya adalah ‘Green Policing’, sebuah inisiatif dari Kapolda Riau yang mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan. "Tema ini mengingatkan kita bahwa kepedulian kita tidak lagi tentang bagaimana membangun gedung-gedung besar, melainkan bagaimana kita menjaga alam," jelasnya, menekankan pergeseran paradigma pembangunan.
Agung menegaskan bahwa menjaga alam adalah bagian integral dari menjaga masa depan anak cucu. Ia menyoroti kondisi lingkungan yang semakin terancam, di mana tanah, sungai, dan laut mulai dikorbankan demi pembangunan fisik. Oleh karena itu, ia mengajak para kepala daerah yang memiliki kebijakan untuk bersatu menjaga lingkungan, melestarikan alam, dan memuliakannya. "Ketika kita memuliakan alam, memuliakan sungai, maka kita juga akan dimuliakan oleh alam yang selalu kita tempati ini," pungkasnya, memberikan pesan mendalam.
Pertemuan IMT GT GCMC 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 5 hingga 7 Agustus 2026. Selama kegiatan, Wali Kota Agung Nugroho turut mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi terhadap inisiatif kota hijau ini.
