Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Misi Genting Vance ke Pakistan
Trending Indonesia

Misi Genting Vance ke Pakistan

GunawatiBy Gunawati20-04-2026 - 03.15Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Misi Genting Vance ke Pakistan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance, akan memimpin delegasi AS dalam perundingan krusial dengan Iran di Pakistan. Pengumuman dari Gedung Putih ini muncul tak lama setelah Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan Vance tidak akan melakukan perjalanan tersebut. Misi ini bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah, mengingat gencatan senjata antara kedua negara yang akan segera berakhir.

Perubahan pernyataan ini menarik perhatian publik. Sebelumnya, Trump kepada ABC News mengungkapkan bahwa Vance, yang telah memimpin putaran pembicaraan terakhir di Islamabad namun gagal mencapai kesepakatan, tidak akan ikut serta karena "masalah keamanan". "Itu hanya karena masalah keamanan," kata Trump. "JD hebat." Namun, Gedung Putih segera mengoreksi pernyataan tersebut. Seorang pejabat Gedung Putih yang tidak ingin disebutkan namanya mengonfirmasi kepada AFP bahwa Vance, bersama utusan khusus Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, akan hadir dalam perundingan tersebut. Ketiganya juga merupakan bagian dari pertemuan sebelumnya pada 11-12 April.

Misi Genting Vance ke Pakistan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ketegangan antara AS dan Iran memang sedang memuncak. Trump sebelumnya menuduh Iran melakukan "pelanggaran total" terhadap gencatan senjata dua minggu dengan serangan di Selat Hormuz. Ia bahkan mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika kesepakatan tidak tercapai. Melalui platform Truth Social miliknya, Trump menulis bahwa ia telah menawarkan "kesepakatan yang masuk akal" kepada Iran. Jika ditolak, ia menyatakan, "Amerika Serikat akan menghancurkan setiap pembangkit listrik, dan setiap jembatan, di Iran. Tidak ada lagi pria baik!"

Ancaman tersebut bukan tanpa dasar. Trump menambahkan, "Mereka akan turun dengan cepat, mereka akan turun dengan mudah dan, jika mereka tidak menerima kesepakatan itu, akan menjadi kehormatan bagi saya untuk melakukan apa yang harus dilakukan, yang seharusnya telah dilakukan terhadap Iran, oleh Presiden-Presiden lain, selama 47 tahun terakhir." Situasi di Selat Hormuz sendiri masih mencekam. Pada Minggu (12/4), selat tersebut kembali ditutup untuk pelayaran, sehari setelah Iran menyatakan akan membukanya kembali. Badan keamanan maritim Inggris melaporkan Garda Revolusi Iran menembaki kapal tanker pada Sabtu (18/4). Sementara itu, perusahaan intelijen keamanan Vanguard Tech melaporkan pasukan tersebut mengancam akan "menghancurkan" kapal pesiar kosong yang melarikan diri dari Teluk. Insiden ketiga melibatkan laporan kapal "yang terkena proyektil tak dikenal, yang menyebabkan kerusakan" pada kontainer pengiriman.

Di tengah ketegangan ini, Utusan Washington untuk PBB, Mike Waltz, menyatakan keyakinannya kepada ABC News bahwa putaran pembicaraan baru ini akan menghasilkan hasil yang "sangat penting". Gencatan senjata AS-Iran dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4), menjadikan perundingan di Pakistan ini sangat krusial untuk menentukan arah hubungan kedua negara dan stabilitas di Timur Tengah.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kapal Raksasa Iran Ditembaki AS Teheran Siap Balas Dendam

20-04-2026 - 07.45

Peringatan Keamanan Islamabad Memuncak

20-04-2026 - 07.30

Kapal Iran Dilumpuhkan AS di Teluk Oman Ini Alasannya

20-04-2026 - 07.15

Iran Tolak AS Perundingan Buntu Ketegangan Memuncak

20-04-2026 - 07.00

Spanyol Desak Uni Eropa Putus Hubungan Israel

20-04-2026 - 03.00

Api Maut Pabrik Petasan India

19-04-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.