Internationalmedia.co.id – News – Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di wilayah Jakarta dan sekitarnya mengalami penghentian sementara pada Sabtu pagi. Keputusan ini diambil menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 yang mengguncang perairan Kepulauan Seribu. Insiden ini membuat ribuan penumpang Commuter Line harus menunda perjalanan mereka, sementara pihak operator melakukan langkah-langkah mitigasi.
Menurut informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun X resminya, gempa tersebut tercatat terjadi pada pukul 04.23 WIB. Pusat gempa diperkirakan berada sekitar 6 kilometer di sebelah timur Kepulauan Seribu, Jakarta. BMKG juga menyebutkan koordinat gempa berada pada 5,81 Lintang Selatan dan 106,56 Bujur Timur. Meskipun demikian, BMKG mengingatkan bahwa data awal ini bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan analisis.

Menanggapi guncangan gempa yang cukup kuat, KAI Commuter Line segera mengambil tindakan preventif dengan menghentikan operasional seluruh perjalanan KRL. Melalui pernyataan resminya di platform X, KAI Commuter Line menjelaskan bahwa penghentian ini bertujuan untuk memastikan keamanan jalur dan infrastruktur perkeretaapian. Pemeriksaan menyeluruh sedang dilakukan untuk mendeteksi potensi kerusakan yang mungkin timbul akibat gempa.
Pihak KAI Commuter Line juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa. Mereka mengimbau agar para penumpang tetap tenang, mengikuti arahan petugas di stasiun, dan memantau informasi terkini melalui saluran resmi. Keputusan penghentian sementara ini merupakan prosedur standar keselamatan untuk menjamin keselamatan penumpang dan operasional kereta api pasca-gempa. Para penumpang diharapkan bersabar menunggu informasi lebih lanjut mengenai normalisasi perjalanan KRL.
