Brebes, Jawa Tengah – Aksi heroik seorang juru parkir (jukir) wanita bernama Kusriyati berhasil menggagalkan upaya pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Ahmad Yani, Brebes. Berkat keberaniannya, uang tunai senilai Rp 3,6 miliar milik seorang nasabah bank berhasil diselamatkan dari tangan pelaku. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden menegangkan ini terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, tepat di kawasan perbankan yang ramai.
Dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor terlihat beraksi dengan cepat. Mereka menargetkan sebuah mobil Mitsubishi Pajero berwarna hitam yang sedang terparkir, berupaya memecahkan kacanya untuk mengambil barang berharga di dalamnya.

Namun, rencana jahat mereka buyar seketika berkat kesigapan Kusriyati. Jukir wanita itu, yang sedang bertugas di sekitar lokasi, dengan cepat menyadari gelagat mencurigakan tersebut. Tanpa ragu, ia langsung berteriak sekuat tenaga, meminta pertolongan dari warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar area kejadian.
Korban yang beruntung tersebut diidentifikasi sebagai Kliwon Alwawan, seorang warga Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Kliwon baru saja menarik uang tunai dalam jumlah fantastis, Rp 3,6 miliar, dari salah satu bank di pusat Kota Brebes. Ia mengungkapkan sempat merasakan firasat buruk. Beberapa pengendara sepeda motor terus membuntuti mobilnya setelah ia keluar dari bank pertama. Merasa tidak aman, Kliwon memutuskan untuk menuju kantor bank lain yang letaknya tidak terlalu jauh. Ia sengaja memarkirkan mobilnya di area yang ramai, berharap dapat terhindar dari tindak kejahatan. Ironisnya, saat Kliwon masuk ke dalam kantor bank tersebut, para pelaku justru melancarkan aksinya dengan memecahkan kaca mobilnya.
Momen krusial itu disaksikan langsung oleh Kusriyati. "Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Tanpa pikir panjang, saya langsung teriak, pencuri… pencuri…," ungkap Kusriyati, menceritakan detik-detik keberaniannya.
Kapolsek Brebes, AKP Prapto, membenarkan insiden percobaan pencurian ini. Pihak kepolisian kini tengah gencar memburu para pelaku yang diyakini merupakan komplotan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan. "Ini bukan perampokan, melainkan percobaan pecah kaca mobil. Para pelaku belum sempat membawa kabur barang, karena aksinya keburu diketahui dan mereka langsung melarikan diri," jelas AKP Prapto.
Keberanian Kusriyati menjadi sorotan dan apresiasi luas, menunjukkan bagaimana kewaspadaan warga dapat menjadi kunci dalam menggagalkan aksi kejahatan yang terencana.
