Kisah nahas menimpa seorang terduga pelaku jambret berinisial F di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Niat jahatnya yang berkedok menanyakan alamat justru berujung pada amukan massa yang geram. Internationalmedia.co.id – News melaporkan peristiwa ini terjadi pada Kamis siang, menandai kegagalan total aksi kriminalnya.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, insiden itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dua pelaku, termasuk F, awalnya membuntuti seorang korban lansia. Modus operandi mereka cukup klasik: salah satu pelaku mendekati korban dan berpura-pura menanyakan arah menuju Daan Mogot.

Saat korban lengah usai memberikan petunjuk arah dan menyimpan kembali telepon selulernya ke saku kemeja, salah satu pelaku dengan sigap langsung merampas ponsel tersebut. Keduanya kemudian berusaha melarikan diri. Namun, nasib sial menimpa F; ia justru terjebak di sebuah jalan buntu, memutus jalur pelariannya.
Melihat ponselnya dirampas, korban yang masih di atas sepeda motor segera berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Tanpa pikir panjang, massa segera mengejar dan berhasil mengamankan F. Sementara itu, rekan F berhasil meloloskan diri dari kerumunan.
Gultom menambahkan, pihak kepolisian kini telah mengantongi identitas pelaku yang berhasil kabur dan sedang melakukan pengejaran intensif. Terkait F, ia mengaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan ini, namun pengakuan tersebut masih didalami oleh penyidik untuk memastikan kebenarannya.
Sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial turut memperlihatkan momen saat F dikerumuni warga yang geram. Dalam video tersebut, terlihat beberapa warga melampiaskan kekesalan mereka dengan melayangkan pukulan dan tendangan ke arah pelaku, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak berwajib.
