Internationalmedia.co.id – News melaporkan sebuah insiden kekerasan yang menggemparkan di Jonggol, Kabupaten Bogor. Seorang pengamen berinisial A (25) menjadi korban pemukulan brutal oleh sekelompok pemuda pada Kamis malam lalu, setelah diduga melakukan provokasi dengan mengacungkan jari tengah. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Pasar Lama, memicu keributan yang sempat menarik perhatian warga.
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono, mengonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya menerima laporan mengenai adanya keributan di Jalan Raya Pasar Lama pada Kamis (23/7/2026) malam. "Anggota piket segera mendatangi TKP, namun ternyata baik korban maupun pelaku sudah tidak berada di lokasi kejadian," terang Kompol Hida, seperti dikutip dari internationalmedia.co.id pada Sabtu (25/7/2026).

Penyelidikan awal yang dilakukan pihak kepolisian, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, mengungkap kronologi kejadian. Insiden bermula saat pengamen A melintas di pertigaan Alun-alun Jonggol. Diduga dalam kondisi terpengaruh alkohol, A berpapasan dengan sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di area tersebut. "Kemudian terjadi kesalahpahaman dan kemudian pengamen mengacungkan jari tengah kepada para pemuda tersebut," jelas Kompol Hida.
Aksi provokatif tersebut sontak menyulut emosi para pemuda yang berkumpul. Tak ayal, pengamen A langsung menjadi sasaran pemukulan. Beruntung, keributan tersebut tidak berlanjut lebih jauh setelah berhasil dilerai oleh warga sekitar. Setelah kejadian, korban pulang bersama kakaknya, yang kebetulan sebelumnya juga mengamen di area Alun-alun Jonggol.
Hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Jonggol masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap tuntas kasus pemukulan ini. Kompol Hida menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan kekerasan. "Saat ini perkaranya masih dalam tahap penyelidikan Unit Reskrim Polsek Jonggol," pungkasnya, menunjukkan komitmen untuk menindaklanjuti insiden tersebut.
