Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Brasil Siap Jadi Penengah, Cegah Perang AS-Venezuela?
Trending Indonesia

Brasil Siap Jadi Penengah, Cegah Perang AS-Venezuela?

GunawatiBy Gunawati05-11-2025 - 04.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Brasil Siap Jadi Penengah, Cegah Perang AS-Venezuela?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait potensi invasi darat Amerika Serikat (AS) ke Venezuela. Lula menyatakan kesiapannya untuk berperan sebagai mediator antara kedua negara, berupaya menghindari konflik bersenjata yang lebih besar.

"Saya tidak ingin kita mencapai titik invasi darat AS ke Venezuela," tegas Lula kepada sejumlah kantor berita internasional, termasuk AFP, pada Rabu (5/11/2025).

Brasil Siap Jadi Penengah, Cegah Perang AS-Venezuela?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lula mengungkapkan telah berkomunikasi dengan Presiden AS, Donald Trump, menekankan pentingnya dialog sebagai solusi atas permasalahan politik. "Saya katakan kepada Presiden Trump bahwa masalah politik tidak diselesaikan dengan senjata, melainkan melalui dialog," imbuhnya.

Presiden berusia 80 tahun itu, yang tengah berada di Belem untuk memimpin KTT iklim COP30, juga menyoroti peran AS dalam memerangi perdagangan narkoba. Menurutnya, AS dapat "mencoba membantu" negara-negara yang terlibat dalam perang melawan narkoba, alih-alih menggunakan pendekatan kekerasan.

Isu ini dijadwalkan akan menjadi agenda pembahasan utama dalam pertemuan puncak Komunitas Negara-negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) yang akan berlangsung pada 9-10 November di Santa Marta, Kolombia.

Ketegangan antara AS dan Venezuela meningkat setelah Presiden Trump meluncurkan operasi antinarkoba besar-besaran di Karibia, yang sayangnya telah menelan banyak korban jiwa. Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menuduh Trump menggunakan operasi tersebut sebagai dalih untuk "memaksakan perubahan rezim" di Caracas dan menguasai sumber daya minyak Venezuela.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kejutan Diplomatik: AS Siapkan Basis Militer di Damaskus?

07-11-2025 - 12.05

Rahasia di Balik Perbatasan: Ribuan Tentara Korut Bergerak ke Rusia?

07-11-2025 - 09.45

Mengejutkan! Wali Kota New York Terpilih Bentuk Tim Transisi Serba Perempuan

07-11-2025 - 09.30

Kotak Hitam Ungkap Misteri Jatuhnya Pesawat Kargo UPS di Kentucky, AS?

07-11-2025 - 09.15

Paus Leo dan Abbas Bertemu Bahas Gaza, Ada Apa?

07-11-2025 - 09.00

Tragedi di Louisville: Pesawat Kargo UPS Hancur, Belasan Nyawa Melayang

07-11-2025 - 07.05
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.