Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden serius mengguncang sektor energi Bahrain baru-baru ini. Serangan drone yang dilancarkan Iran dilaporkan telah memicu kebakaran pada fasilitas penyimpanan milik perusahaan energi Bapco Energies, serta unit operasional Gulf Petrochemical Industries Co. (GPIC). Meskipun api berhasil dipadamkan dan situasi terkendali, insiden ini menimbulkan kekhawatiran mendalam.
Bapco Energies secara resmi mengonfirmasi kejadian tersebut, menyebutnya sebagai "serangan drone Iran yang bermusuhan" yang menargetkan salah satu tangki penyimpanannya. Pernyataan perusahaan, yang dikutip oleh berbagai kantor berita, menegaskan bahwa api telah berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya. Syukurlah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau cedera akibat serangan tersebut. Saat ini, tim ahli sedang melakukan penilaian komprehensif untuk menghitung total kerugian dan kerusakan yang ditimbulkan.

Tak hanya Bapco Energies, laporan dari Aljazeera dan Kantor Berita Bahrain juga menyebutkan bahwa beberapa unit operasional Gulf Petrochemical Industries Co. (GPIC) turut menjadi sasaran serangan drone Iran. Insiden ini juga menyebabkan kebakaran di lokasi tersebut, namun berkat respons cepat, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Seperti halnya di Bapco Energies, tim khusus telah dikerahkan untuk mengevaluasi secara menyeluruh dampak dan kerusakan yang terjadi pada fasilitas GPIC. Peristiwa ini menambah daftar panjang ketegangan di kawasan Teluk dan memicu pertanyaan mengenai keamanan infrastruktur vital di tengah dinamika geopolitik yang kompleks.

