Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Berita mengejutkan datang dari Jerman. Internationalmedia.co.id melaporkan, Friedrich Merz, pemimpin konservatif Jerman, akhirnya terpilih menjadi Kanselir setelah drama politik menegangkan di parlemen. Kemenangannya yang dramatis ini diraih setelah kekalahan mengejutkan di putaran pertama pemungutan suara. Merz, 69 tahun, berhasil mengamankan mayoritas suara dengan perolehan 325 suara, mengalahkan 289 suara lawan. Kemenangan ini terasa pahit karena kekalahan awal tersebut menandakan keretakan dalam koalisi yang dipimpinnya. Hasil ini disebut harian Bild sebagai "Akhir Bahagia setelah Pengkhianatan", menggambarkan betapa alotnya perjuangan politik yang dilalui Merz. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Koalisi yang dipimpin Merz terdiri dari aliansi CDU/CSU dan Partai Sosial Demokrat (SPD) pimpinan…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan dari Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang mengancam akan menghentikan aliran air dari India ke Pakistan. Pernyataan kontroversial ini disampaikan beberapa hari setelah India menangguhkan Perjanjian Perairan Indus, perjanjian berusia 65 tahun yang mengatur pembagian air Sungai Indus, sungai vital bagi Pakistan. "Air India dulu mengalir ke luar, kini akan mengalir untuk India," tegas Modi dalam pidatonya di New Delhi. Pernyataan ini menimbulkan ketegangan baru di antara kedua negara yang sudah memanas. Pakistan telah memberikan peringatan keras, menyebut tindakan tersebut sebagai "tindakan perang". Meskipun Modi tidak secara spesifik menyebut Pakistan, pidatonya muncul setelah New Delhi menuduh…

Read More

Sumber Internationalmedia.co.id mengabarkan pernyataan mengejutkan dari Presiden AS Donald Trump terkait konflik Yaman. Trump mengklaim kelompok Houthi, yang didukung Iran, telah sepakat untuk menghentikan serangan terhadap kapal-kapal kargo. Konsekuensinya, AS akan menghentikan aksi pengeboman di wilayah tersebut. Informasi ini disampaikan Trump melalui AFP pada Rabu (7/5/2025). Ia menegaskan, "Houthi telah mengumumkan… bahwa mereka tidak ingin berperang lagi. Mereka hanya tidak ingin berperang. Dan kami akan menghormati itu, dan kami akan menghentikan pengeboman, dan mereka telah menyerah." Trump menambahkan bahwa informasi ini berasal dari "sumber yang sangat, sangat bagus." Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Serangan Houthi yang dimulai akhir 2023, dipicu oleh…

Read More

Para pemimpin Gereja Katolik dunia berkumpul di Vatikan. Internationalmedia.co.id melaporkan, ratusan kardinal mendesak gencatan senjata di Ukraina dan Timur Tengah menjelang konklaf pemilihan Paus baru. Pernyataan resmi yang dikeluarkan mereka mengungkapkan keprihatinan mendalam atas minimnya kemajuan perdamaian di berbagai wilayah konflik. Para kardinal, dalam pertemuan pra-konklaf, menyampaikan seruan penuh harap untuk perdamaian di Ukraina dan Timur Tengah. Mereka meminta semua pihak yang bertikai untuk segera mencapai gencatan senjata permanen dan memulai perundingan damai tanpa syarat. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya dialog dan komitmen untuk penyelesaian konflik secara damai demi masa depan yang lebih baik. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Keprihatinan ini sejalan…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan kecaman keras Prancis terhadap rencana militer Israel di Jalur Gaza. Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, menyebut rencana tersebut "tidak dapat diterima" dan melanggar hukum humaniter internasional. Pernyataan ini menyusul pengumuman Israel yang akan melakukan operasi militer besar-besaran di Gaza, termasuk kemungkinan pemindahan sebagian besar penduduknya. Rencana kontroversial ini diputuskan dalam rapat kabinet keamanan Israel pada Senin (5/5). Seorang pejabat Israel mengungkapkan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk "menaklukkan Jalur Gaza dan menguasai wilayah tersebut," serta memindahkan penduduk Gaza ke selatan untuk alasan keamanan. Pernyataan ini diperkuat oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang dalam video di media sosial menyatakan…

Read More