Internationalmedia.co.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan, membuat warga panik dan berhamburan ke jalanan. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa berada di kedalaman 28 kilometer, berlokasi di Kholm, dekat kota Mazar-i-Sharif di kawasan Hindu Kush.
Menurut laporan Al Jazeera, gempa terjadi pada pukul 00.59 waktu setempat (20.29 GMT). Getaran gempa bahkan dirasakan hingga ibu kota Kabul. Pemerintah daerah setempat telah mengumumkan nomor telepon darurat untuk dihubungi. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka.

Pemerintah Taliban telah menghadapi serangkaian gempa besar sejak kembali berkuasa pada tahun 2021. Salah satunya adalah gempa dahsyat yang melanda wilayah Herat di perbatasan Iran pada tahun 2023, yang menewaskan lebih dari 1.500 orang dan menghancurkan lebih dari 63.000 rumah.
Afghanistan memang rentan terhadap gempa bumi, terutama di sepanjang pegunungan Hindu Kush, wilayah pertemuan lempeng tektonik Eurasia dan India. Kondisi bangunan yang kurang memadai di negara ini juga menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penyelamatan pasca-gempa.
Menurut Brian Baptie, seorang seismolog dari British Geological Survey, Afghanistan timur laut telah mengalami 12 gempa bumi dengan kekuatan di atas M 7 sejak tahun 1900.
