internationalmedia.co.id – Proses identifikasi terhadap para korban kecelakaan kapal KM Virgo terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, tim Dokter Forensik (DVI) telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 69 jenazah dari total korban yang ditemukan selama operasi pencarian berlangsung.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Moch Sofwan, memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru ini. Ia menjelaskan bahwa tim DVI telah menerima total 82 kantung jenazah yang ditemukan selama 24 hari masa pencarian intensif di lokasi kejadian.

"Hingga Selasa malam, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 69 jenazah. Saat ini, masih ada sisa 13 jenazah lainnya yang masih dalam proses identifikasi oleh tim ahli," ujar Kombes Sofwan dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Bagi keluarga korban, identifikasi ini menjadi langkah krusial untuk memberikan kepastian hukum dan memberikan kesempatan bagi keluarga untuk memberikan penghormatan terakhir. Sebagian besar jenazah yang telah teridentifikasi kini tengah dalam proses pemulangan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara layak.
Tragedi ini melibatkan korban dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, hingga Sumatera. Keberagaman asal daerah ini menunjukkan skala dampak yang luas dari musibah KM Virgo.
Berikut adalah daftar lengkap 69 korban KM Virgo yang telah teridentifikasi:
- Reyner Fausta Yosilianto (Malang, Jawa Timur, 22 th)
- Nurul Rian Hidayat (Pamekasan, Jawa Timur, 33 th)
- Deny Ridzal Saputra (Kediri, Jawa Timur, 29 th)
- Imam Soeparno (Surabaya, Jawa Timur, 66 th)
- Erick Maisul Latif (Garut, Jawa Barat, 37 th)
- Risyan Kurnia Putra (Garut, Jawa Barat, 28 th)
- Surya (Tapin, Kalimantan Selatan, 59 th)
- Yuli (Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 th)
- Muhammad Abdiannoor (Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 30 th)
- Annas (Bangkalan, Jawa Timur, 48 th)
- Bagus Mahendra (Klaten, Jawa Tengah, 20 th)
- Aldo Nurrahmansyah (Surakarta, Jawa Tengah, 19 th)
- Jumbrik (Lamongan, Jawa Timur, 25 th)
- I Putu Angga Santyana (Mataram, NTB, 21 th)
- Deny Dwi Saputra (Boyolali, Jawa Tengah, 32 th)
- Abdul Fikri (Purbalingga, Jawa Tengah, 27 th)
- Tuti (Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 th)
- Mashudi (Jepara, Jawa Tengah, 27 th)
- Feris Sudaryanto (Lampung Tengah, Lampung, 37 th)
- Aditya Firmansyah (Kediri, Jawa Timur, 19 th)
- Mahmud Suhadi (Jember, Jawa Timur, 43 th)
- Taruno Hidayat (Madiun, Jawa Timur, 47 th)
- Ibnu Darmawan (Kediri, Jawa Timur, 24 th)
- Purkam (Tulungagung, Jawa Timur, 64 th)
- Dwi Priyambodo (Kebumen, Jawa Tengah, 36 th)
- Tri Sutrisno (Kediri, Jawa Timur, 30 th)
- Riski Ananta Agusena (Kudus, Jawa Tengah, 23 th)
- Guntur Aji Pangestu (Kudus, Jawa Tengah, 27 th)
- Triyono Basuki (Surabaya, Jawa Timur, 45 th)
- Tihwin Nuryanto (Madiun, Jawa Timur, 43 th)
- Sugianto (Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 41 th)
- Ilham Muhammad Rozzaq (Jepara, Jawa Barat, 21 th)
- Yuli Purwanto (Tulungagung, Jawa Timur, 47 th)
- Muhammad Kholis (Surabaya, Jawa Timur, 52 th)
- Surono (Jombang, Jawa Timur, 38 th)
- Muhammad Adam Assegaf (Kudus, Jawa Tengah, 19 th)
- Susanto (Blitar, Jawa Tengah, 36 th)
- Maulana Purwo Wibowo (Cilacap, Jawa Tengah, 19 th)
- Wati (Pangandaran, Jawa Barat, 48 th)
- Yaya Carya (Cirebon, Jawa Barat, 58 th)
- Bambang Setya Budi (Malang, Jawa Timur, 56 th)
- Mohamat Sholeh (Grobongan, Jawa Tengah, 33 th)
- Gondham Prakoso (Jombang, Jawa Timur, 32 th)
- Doddy Soemarno (Ngawi, Jawa Timur, 37 th)
- Jevon Joechil Jotham (Karanganyar, Jawa Tengah, 19 th)
- Sutila (Sumenep, Jawa Timur, 42 th)
- Aman Rahmandana (Oku Timur, Sumatera Selatan, 19 th)
- Erna (Tapin, Kalimantan Selatan, 60 th)
- Yudi Arisandi (Surabaya, Jawa Timur, 36 th)
- Dana Hariyanto (Boyolali, Jawa Tengah, 38 th)
- Nasib (Labuan Batu, Sumatera Utara, 43 th)
- Yudis Tri Kurniawan (Sidoarjo, Jawa Timur, 20 th)
- Tigi Dadang Prayugi (Surabaya, Jawa Timur, 33 th)
- Jarot Setiawan (Blitar, Jawa Timur, 50 th)
- Sulisman (Malang, Jawa Timur, 39 th)
- Kumaedi (Kudus, Jawa Tengah, 45 th)
- Aji Albani (Pesawaran, Lampung, 26 th)
- M. Syahril (Barito Kuala, Kalimantan Selatan, 44 th)
- Imam Buhari (Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 28 th)
- Zaenal Walad Husen (Karawang, Jawa Barat, 44 th)
- Iyus (Garut, Jawa Barat, 60 th)
- M. Taufiq (Malang, Jawa Timur, 41 th)
- Marsiti (Banjarnegara, Jawa Tengah, 49 th)
- Suroso (Pamekasan, Jawa Timur, 40 th)
- Soni Marta Andika (Banyuwangi, Jawa Timur, 44 th)
- Edi Setiyono (Batang, Jawa Tengah, 59 th)
- Windianto (Banyumas, Jawa Tengah, 41 th)
- Sri Wahyono (Sukoharjo, Jawa Tengah, 53 th)
- Rahmat Dani (Tangerang, Banten, 31 th)
