Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Trump: 27 Kedubes AS Terancam Tutup?
Trending Indonesia

Rahasia Trump: 27 Kedubes AS Terancam Tutup?

GunawatiBy Gunawati19-04-2025 - 04.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Trump:  27 Kedubes AS Terancam Tutup?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Rencana mengejutkan datang dari Gedung Putih. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa Presiden Donald Trump berencana memangkas anggaran Departemen Luar Negeri (Deplu) AS secara drastis, hingga hampir 50 persen. Pemangkasan ini berpotensi besar menutup 27 misi diplomatik AS di berbagai negara.

Informasi ini terungkap dari memo internal Deplu AS yang bocor. Memo tersebut mengusulkan perombakan besar-besaran, termasuk penghentian pendanaan untuk sejumlah organisasi internasional, seperti PBB. Program Fulbright, salah satu program beasiswa bergengsi AS, juga terancam. Anggaran Deplu AS untuk tahun fiskal 2026 diusulkan turun hingga US$28,4 miliar, jauh lebih rendah dari tahun fiskal 2025 yang mencapai US$54,4 miliar.

Rahasia Trump:  27 Kedubes AS Terancam Tutup?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Laporan dari berbagai media, termasuk New York Times dan Punchbowl News, menyebutkan 10 Kedutaan Besar dan 17 Konsulat AS yang terancam ditutup. Beberapa negara yang misinya terancam meliputi Eritrea, Luksemburg, Sudan Selatan, Malta, dan beberapa konsulat di Prancis dan Jerman. Bahkan di Kanada, beberapa konsulat akan diperkecil.

Juru bicara Deplu AS, Tammy Bruce, berusaha meredakan kekhawatiran dengan menyatakan bahwa rencana tersebut belum final. Keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Trump dan Kongres AS. Meskipun demikian, persetujuan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, diperlukan sebelum proposal ini diajukan ke Kongres. Proses persetujuan di Kongres diperkirakan akan alot, mengingat Partai Republik membutuhkan dukungan dari Partai Demokrat untuk meloloskan anggaran tersebut. Perdebatan sengit diprediksi akan terjadi di parlemen AS terkait proposal kontroversial ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Klaim Trump Dibantah Iran Uranium Tak Bergeser

18-04-2026 - 12.15

AS Awasi Tiap Kapal Iran Selat Hormuz di Ujung Tanduk

18-04-2026 - 12.00

18-04-2026 - 10.00

Menteri Israel Murka Gencatan Senjata Trump

18-04-2026 - 07.15

Trump Bongkar Cara AS Dapatkan Nuklir Iran

18-04-2026 - 07.00

Lebanon Bukan Lagi Medan Perang Siapapun

18-04-2026 - 03.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.